Lansia. (pexels.com)
JawaPos.com - Menavigasi usia 60-an dan seterusnya bisa terasa seperti tindakan penyeimbangan yang rumit. Sementara beberapa berpegang pada kebiasaan dan pola pikir yang telah membantu mereka dengan baik, psikologi menyarankan pendekatan yang berbeda.
Kunci untuk berkembang dalam tahap kehidupan ini? Melepaskan. Menurut psikologi, ada tujuh keterikatan khusus yang harus kita pertimbangkan untuk dilepaskan agar benar-benar berkembang di tahun-tahun emas kita. Dan jangan khawatir, ini bukan hanya aturan yang sewenang-wenang. Mereka didukung oleh ilmu pengetahuan yang kuat. Berikut 7 keterikatan yang harus dilepaskan, dikutip dari geediting pada Rabu (29/1);
1. Keterikatan pada masa muda
Mari kita hadapi itu, kita semua menua. Itu adalah bagian alami dari kehidupan. Namun, banyak dari kita berpegang teguh pada diri kita yang lebih muda, menolak perubahan tak terhindarkan yang datang seiring waktu. Keterikatan pada remaja ini bisa membatasi. Itu dapat menghalangi kita untuk merangkul masa kini dan semua kebijaksanaan, pengalaman, dan pertumbuhan yang dibawanya.
Jika kita ingin berkembang di usia 60-an dan seterusnya, kita harus melepaskan keterikatan ini. Kita perlu menerima dan merayakan usia kita, daripada melihatnya sebagai kemunduran. Melakukannya dapat membuka kemungkinan dan perspektif baru.
Hal ini memungkinkan kita untuk sepenuhnya terlibat dengan kehidupan, menghargai kekayaan perjalanan kita sejauh ini dan menantikan apa yang masih akan datang. Alih-alih merindukan masa lalu atau takut akan masa depan, cobalah merangkul masa kini.
Usia hanyalah angka, bukan?
2. Takut akan perubahan
Perubahan bisa menakutkan, saya tahu. Aku pernah ke sana. Beberapa tahun yang lalu, saya menemukan diri saya berada di persimpangan jalan dalam karir saya. Pekerjaan yang saya cintai selama bertahun-tahun tidak lagi membuat saya bahagia. Saya dihadapkan pada pilihan yang sulit: tetap berpegang pada yang sudah dikenal atau melompat ke hal yang tidak diketahui. Saya takut, tetapi saya memutuskan untuk menerima perubahan itu.
Saya meninggalkan pekerjaan saya dan terjun ke bidang baru. Itu menantang dan terkadang luar biasa, tetapi juga sangat bermanfaat. Di usia 60-an dan seterusnya, kita mungkin menghadapi perubahan signifikan-pensiun, kehilangan orang yang dicintai, perubahan kesehatan kita.
Menahan rasa takut akan perubahan ini dapat menahan kita untuk tidak benar-benar berkembang. Melepaskan rasa takut ini dan merangkul perubahan dapat mengarah pada pertumbuhan dan kepuasan pribadi. Ini tentang melihat perubahan bukan sebagai akhir, tetapi sebagai awal dari babak baru. Mengingat pengalaman saya sendiri dengan perubahan membantu saya melihat potensinya. Ya, itu bisa menakutkan, tetapi juga membuka peluang untuk pertumbuhan yang mungkin tidak pernah kita bayangkan.
3. Hidup di masa lalu atau masa depan
Sangat mudah untuk terjebak di masa lalu dan masa depan, terutama seiring bertambahnya usia. Kita mungkin merenungkan pencapaian dan penyesalan kita di masa lalu, atau mengkhawatirkan apa yang akan terjadi di masa depan. Tetapi terus-menerus tinggal di ruang-ruang ini dapat menghalangi kita untuk hidup sepenuhnya di masa sekarang. Perhatian penuh adalah alat yang ampuh yang dapat membantu kita melepaskan keterikatan ini. Ini tentang sepenuhnya terlibat di sini dan saat ini, menikmati setiap momen yang datang, tanpa menghakimi.
Dalam buku saya, "The Art of Mindfulness: A Practical Guide to Living in the Moment", saya mempelajari konsep ini lebih jauh. Saya memberikan tip dan latihan praktis untuk membantu Anda mengembangkan perhatian dan sepenuhnya merangkul masa kini, tanpa memandang usia. Dengan mempraktikkan perhatian penuh, kita dapat melepaskan keterikatan kita pada masa lalu dan masa depan, dan benar-benar berkembang di usia 60-an dan seterusnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
