Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Januari 2025 | 23.18 WIB

Deja Reve, sebuah Kondisi Ketika Mimpi Menyatu dengan Kenyataan Sehari-hari, Pernah Mengalaminya?

Ilustrasi seseorang yang kebingungan. (kues1/freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang kebingungan. (kues1/freepik)

JawaPos.com - Anda mungkin lebih familiar dengan istilah deja vu, sebuah sensasi pernah mengalami suatu kejadian padahal sebenarnya belum pernah.

Namun, tahukah Anda ada fenomena serupa yang disebut dengan deja reve?

Jika deja vu memberi kesan pernah melihat atau mengalami sesuatu sebelumnya, deja reve memberi kesan pernah memimpikan hal tersebut.

Melansir Verywell Mind, deja reve berasal dari bahasa Perancis yang berarti sudah dimimpikan.

Frasa tersebut meggambarkan pengalaman di mana Anda merasa pernah memimpikan sesuatu yang kini terjadi di dunia nyata.

Alih-alih merasa pernah merasa di dalam situasi tersebut, Anda malah merasa pernah melihatnya di dalam mimpi.

Misalnya, ada seorang teman mengajak Anda makan malam di restoran yang belum pernah Anda dengar. Saat ia menyebutkan nama restorannya, Anda hampir yakin pernah melakukan percakapan ini sebelumnya di mimpi Anda.

Sebenarnya, deja reve memiliki beberapa jenis. Kembali melansir Verywell Mind, terdapat tiga jenis deja reve, antaranya:

Deja reve episodik, yakni ketika ingatan Anda melompat kembali ke mimpi tertentu.

Deja reve familiar, yaitu ketika sesuatu terasa samar tetapi cukup akrab dalam benak Anda. Namun, Anda tidak dapat mengingat secara detail, tetapi Anda yakin itu terjadi dalam mimpi Anda.

Keadaan dalam mimpi, di mana keadaan Anda merasa seolah-olah berada di dalam mimpi.

Umumnya, deja reve bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti. Meski memang terasa asing, pengalaman yang terjadi cukup umum.

JIka Anda ragu, tanyakan pada orang terdekat atau teman-teman Anda, apakah mereka pernah mengalaminya.

Anda bisa mencatat mimpi Anda di buku jurnal mimpi dan memperhatikan mimpi mana yang diingat pikiran Anda saat kondisi deja reve datang.

Jika Anda merasa terganggu dengan kondisi ini, Anda bisa berkonsultasi di layanan psikologi dan menjadikan mimpi sebagai hal yang Anda diskusikan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore