Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Januari 2025 | 16.54 WIB

11 Ciri Kepribadian Orang yang Gemar Selingkuh Menurut Ahli, Salah Satunya Terfokus Pada Fantasi

Ilustrasi orang yang gemar selingkuh - Image

Ilustrasi orang yang gemar selingkuh

JawaPos.com - Perselingkuhan sering kali menjadi topik yang sensitif dalam hubungan, dan banyak orang bertanya-tanya apa yang mempengaruhi seseorang untuk berselingkuh.

Menurut para ahli, ada beberapa ciri kepribadian yang bisa menunjukkan seseorang lebih rentan terhadap perilaku tersebut, di mana berbagai faktor psikologis dan emosional dapat memicu seseorang untuk mencari kepuasan di luar komitmen mereka.

Artikel ini akan mengulas beberapa ciri kepribadian orang yang gemar berselingkuh, yang menurut para ahli dapat memberi pemahaman lebih dalam mengenai perilaku tersebut.

Dilansir dari laman Bustle pada Jumat (17/1), berikut merupakan 11 ciri kepribadian yang dimiliki oleh orang yang gemar selingkuh, menurut ahli.

1. Mereka Sulit Mengendalikan Dorongan

Orang yang suka mencari sensasi atau kegembiraan, seperti rasa petualangan atau ketegangan, cenderung akan mencari cara untuk mendapatkan perasaan tersebut, salah satunya melalui perselingkuhan.

Sensasi bersama orang baru atau orang yang berbeda, dapat memberikan mereka semacam adrenalin. Bagi mereka, dorongan untuk mencari sensasi bisa lebih besar daripada rasa takut akan konsekuensinya.

2. Memiliki Jari Manis Lebih Panjang

Meskipun terdengar aneh, penelitian dari Oxford University menunjukkan bahwa panjang jari manis dapat menjadi indikator tingkat testosteron yang lebih tinggi pada masa kehamilan.

Jari manis yang lebih panjang sering kali dikaitkan dengan kadar testosteron yang lebih tinggi, yang dalam beberapa penelitian sebelumnya terbukti berkaitan dengan perilaku seksual yang lebih bebas.

Walaupun ini bukanlah indikasi pasti, tetapi hal ini dapat menjadi petunjuk bahwa faktor fisik dapat memainkan peran dalam kecenderungan seseorang untuk berselingkuh.

3. Terfokus Pada Fantasi

Beberapa orang terlalu fokus pada fantasi tentang kehidupan cinta mereka, baik itu dalam hal hubungan romantis atau seksual.

Mereka akan merasa tidak puas dengan hubungan mereka yang ada dan berfantasi tentang hubungan dengan orang lain yang mereka rasa lebih menarik atau lebih memenuhi harapan mereka.

Fantasi ini sering kali berkembang dalam pikiran mereka sampai akhirnya menjadi sangat nyata dalam kepala mereka, yang bisa mendorong mereka untuk bertindak berdasarkan fantasi tersebut.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore