
Ilustrasi orang menuang air di atas kompor. (Freepik)
JawaPos.com – Untuk memilih jenis kompor yang tepat untuk dapur anda, padukan jenis kompor yang anda sukai sekaligus dengan jenis bahan bakar dapur anda.
Terkadang ada sebagian orang yang suka memasak menyukai menggunakan kompor dari beberapa jenis tertentu.
Dilansir dari laman The Spruce, berikut 4 jenis rekomendasi kompor yang cocok digunakan memasak dalam rutinitas sehari-hari saat ini.
Kompor induksi adalah kompor listrik yang memasak dengan memanaskan peralatan masak dengan medan magnet yang kuat. Bagian atas kompor induksi dilindungi oleh kaca keramik yang tersembunyi di bawah kaca.
Di mana kompor tersebut mengandung beberapa elemen yang menyebabkan panci dan wajan feromagnetik memanas, sehingga memasak makanan di dalamnya.
Mudah untuk membersihkan kompor induksi karena bagian atasnya yang halus dan dingin. Sebagian besar tumpahan dapat dibersihkan dengan spons.
Kompor induksi adalah jenis kompor yang paling hemat energi. Hanya 15 persen listriknya yang terbuang saat memasak makanan, sehingga empat hingga lima kali lebih efisien daripada kompor gas.
Kompor ini juga diklaim 10 persen lebih efisien daripada kompor listrik dengan pemanas atau pemanas koil terbuka.
Keterbatasan pada jenis peralatan masak tertentu dapat menjadi pertimbangan bagi beberapa pembeli. Peralatan masak harus terbuat dari besi cor, besi cor berenamel, jenis baja tahan karat, atau adaptor panci logam dapat digunakan.
Peralatan masak aluminium dan kaca hanya dapat digunakan dengan adaptor slip-in. Selain itu, kompor induksi hanya menggunakan pembakar berjenis induksi. Ovennya masih berupa oven konveksi konvensional yang menggunakan tenaga listrik.
Kompor radiasi adalah kompor listrik lain yang menggunakan pembakar di bawah bagian atas kaca keramik halus. Kompor radiasi dan kompor induksi tampak serupa, dengan sumber pemanas tersembunyi di bawah bagian atas kaca keramik yang halus.
Namun, pada kompor radiasi, kumparan memancarkan panas -bukan energi magnetik- ke atas melalui kaca. Saat dingin, bagian atas kaca kompor yang bercahaya mudah dibersihkan dengan spons atau tisu.
Karena permukaannya sangat panas, sisa makanan dapat menempel di permukaan. Permukaannya dapat dibersihkan dengan produk pembersih kaca keramik atau dikikis dengan pisau cukur.
Kompor radiasi tetap panas dalam waktu lama setelah pemanas dimatikan. Indikator permukaan panas tetap menyala hingga suhu permukaan turun di bawah titik tertentu
Kompor berdiri sendiri memiliki pembakar di atas dan di bawah oven. Kompor induksi, pemanas radiasi, listrik, dan gas semuanya dapat menjadi kompor berdiri sendiri.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
