Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Mei 2018 | 20.50 WIB

Godokan Daun Sirih Dijamin Ampuh Rawat Area Kewanitaan

Daun sirih merah yang dipercaya bisa sebagai obat. - Image

Daun sirih merah yang dipercaya bisa sebagai obat.

JawaPos.com - Tak hanya merawat kesehatan wajah, rambut, dan tubuh area luar saja, perempuan juga wajib peduli dengan organ kewanitaannya. Sebab, masalah di area intim, tentu akan mengganggu aktivitas.


Sejak dulu, daun sirih dipercaya mengandung antiseptik bisa menyembuhkan segala macam penyakit. Salah satunya, membersihkan area kewanitaan dari bau tak sedap, gatal, hingga keputihan. Perempuan sejak zaman dulu percaya daun sirih yang direbus atau godokan sirih mujarab untuk diaplikasikan ke daerah kewanitaan.


Godokan sirih adalah antiseptik alami untuk organ kewanitaan, yang telah digunakan turun temurun di Indonesia.


"Memahami kesibukan perempuan, PT Kino Indonesia, Tbk mengeluarkan Resik V Gosokan Sirih, yang bisa langsung digunakan. Jadi, waktu bukan lagi masalah dan alasan untuk tidak menjaga organ intim," papar Senior PR Manager PT Kino Indonesia, Tbk, Yuna Eka Kristina, dalam konferensi pers, Senin (7/5).


Berdasarkan studi, 75 persen perempuan berpotensi mengalami keputihan karena organ intim letaknya tersembunyi.


"Faktor hormonal berpengaruh juga menjadi penyebab keputihan dan bau yang tidak sedap," kata Yuna.


Hal- hal tersebutlah yang membuat wanita tidak percaya diri dalam melayani suami. Resik V Godokan Sirih dibuat dari 100 persen rebusan daun sirih, yang langsung dibotolkan.


Secara empiris, daun sirih terbukti sebagai antiseptik alami yang efektif mencegah keputihan. Uniknya, daun sirih bersifat minimum inhibitory concentrate atau tidak bersifat membunuh bakteri, melainkan menekan pertumbuhan bakteri patogen.


"Kinerja Resik V Godokan Sirih diuji secara mikrobiologi. Melalui uji tersebut, terbukti bahwa Resik V Godokan Sirih tidak mengubah keseimbangan flora vagina, tapi justru mempertahankannya," tambah Yuna.


Resik V Godokan Sirih bisa digunakan kapan saja saat dibutuhkan. Utamanya sebelum, saat, dan setelah haid, di mana organ kewanitaan lebih rentan mengalami keputihan. Dia menambahkan, istri zaman sekarang menghadapi dua isu, yakni tak memprioritaskan suami, dan lupa memperhatikan diri sendiri.


"Kita sering kali hanya fokus pada penampilan fisik, tapi lupa menjaga yang paling dasar, organ kewanitaan. Padahal, organ intim adalah investasi yang harus dijaga, baik oleh perempuan yang sudah menikah maupun belum," jelasnya.

Editor: Novianti Setuningsih
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore