Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Desember 2024 | 01.10 WIB

8 Hal yang Paling Sulit Dihadapi Kaum Introvert Selama Liburan Natal dan Tahun Baru, Menurut Psikologi

8 Hal yang Paling Sulit Dihadapi Kaum Introvert Selama Liburan Natal dan Tahun Baru - Image

8 Hal yang Paling Sulit Dihadapi Kaum Introvert Selama Liburan Natal dan Tahun Baru

JawaPos.com - Musim liburan Natal dan Tahun Baru selalu identik dengan kebahagiaan, kehangatan keluarga, dan suasana yang meriah.

Namun, di balik gemerlapnya lampu pohon Natal dan dentingan lonceng tahun baru, kaum introvert sering menghadapi tantangan yang tidak selalu dipahami oleh orang-orang di sekitarnya.

Dilansir dari laman Geediting.com pada (25/12) berikut adalah delapan kesulitan utama yang sering dihadapi kaum introvert selama musim liburan ini.

1. Bersosialisasi di Pesta Liburan
Bagi banyak orang, pesta liburan adalah momen penuh keceriaan. Namun, bagi seorang introvert, suasana ini bisa menjadi mimpi buruk.

Obrolan ringan tanpa henti, tekanan untuk berbaur dengan semua orang, dan harapan untuk selalu terlihat riang membuat mereka merasa kewalahan.

Padahal, kepribadian introvert sering kali lebih nyaman dengan percakapan mendalam dan suasana yang tenang. Ketika pesta dipenuhi dengan energi tinggi, introvert cenderung merasa terkuras jauh lebih cepat dibandingkan dengan ekstrovert.

2. Berbelanja Hadiah di Pusat Perbelanjaan yang Ramai
Pusat perbelanjaan selama liburan adalah gambaran dari kekacauan: orang-orang yang berlalu-lalang, antrean panjang, dan musik liburan yang terus mengalun.

Menurut psikologi, kaum introvert lebih sensitif terhadap rangsangan eksternal, sehingga lingkungan yang sibuk ini mudah membuat mereka merasa kewalahan.

Bahkan jika tujuannya sederhana, seperti membeli hadiah untuk orang terkasih, perjalanan ke mal bisa terasa seperti misi yang menguras energi.

3. Stimulasi Berlebihan dari Dekorasi Liburan
Lampu-lampu yang berkelap-kelip, warna-warni cerah, dan musik liburan yang tak henti-hentinya bisa menjadi pemandangan yang menyenangkan bagi sebagian orang.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa introvert memiliki kepekaan lebih tinggi terhadap rangsangan sensorik. Bagi mereka, dekorasi yang terlalu ramai dan mencolok tidak hanya melelahkan mata tetapi juga melelahkan secara mental.

Alih-alih merasa terhibur, mereka mungkin merasa jenuh dan ingin segera menjauh dari semua itu.

4. Harapan untuk Selalu Gembira
Musim liburan sering kali datang dengan ekspektasi sosial bahwa semua orang harus riang dan penuh semangat. Namun, kepribadian introvert biasanya mengekspresikan kebahagiaan dengan cara yang lebih tenang.

Tekanan untuk selalu tampil ceria sepanjang waktu bisa terasa melelahkan bagi mereka. Bahkan ketika mereka bahagia, cara mereka mengekspresikannya mungkin tidak sesuai dengan standar sosial yang berlaku selama liburan.

Hal ini sering membuat mereka merasa bersalah atau seolah-olah ada yang salah dengan diri mereka.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore