Ilustrasi orang suka menggunakan social media. (Freepik)
JawaPos.com – Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan gadget atau media social secara berlebihan dapat memperngaruhi kualitas pada tidur seseorang.
Hal ini dikarenakan banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam hanya di dalam dunia maya sehingga lupa akan kehidupan yang sesungguhnya.
Dimana akan berakibat kurangnya jam tidur dan berubahnya pola tidur yang tidak seharusnya, Melansir dari laman Sleep Doctor, berikut 4 dampak buruk menggunakan social media pada jam malam.
Orang yang membuka media sosial pada ponsel dalam beberapa jam sebelum tidur atau di malam hari dapat mengalami berbagai masalah tidur akibat paparan cahaya radiasi.
Masalah tersebut meliputi kesulitan tidur, bangun lebih awal dari yang diharapkan, tidur terganggu, dan lebih banyak waktu dihabiskan untuk tidur di siang hari.
Dimana hal itu meningkatkan hormon melatonin yang merupakan hormon pemicu rasa kantuk. Tubuh Anda secara alami memproduksi melatonin di malam hari, setelah matahari terbenam, sebagai bagian dari siklus tidur-bangun Anda.
Namun, perangkat elektronik, seperti ponsel, tablet, dan laptop, memancarkan cahaya radisi yang mengganggu proses ini. Sebagai respons terhadap cahaya, termasuk cahaya radiasi, tubuh Anda menekan produksi melatonin tersebut
Inilah sebabnya mengapa paparan cahaya biru sebelum tidur membuat Anda lebih sulit tertidur dan tetap tertidur.
FOMO (Fear of Missing Out) dalam artian takut ketinggalan informasi terkini sering dikaitkan dengan kurang tidur dan dapat menyebabkan kualitas tidur menjadi lebih buruk.
FOMO adalah fenomena terkini yang menggambarkan perasaan dikucilkan atau khawatir ketinggalan saat memutuskan hubungan dengan komunitas secara online.
Bagi pengguna media sosial yang menderita FOMO, keinginan untuk memeriksa aplikasi media sosial tidak dapat dihentikan dan secara terus-menerus, termasuk di malam hari saat hendak tidur dan segera setelah bangun di pagi hari.
Fungsi untuk selalu aktif pada ponsel pintar dan aplikasi media sosial mengganggu pola tidur. Perangkat seperti televisi dan laptop dapat dimatikan pada malam hari, sementara media sosial serta notifikasi pesan masuk secara terus-menerus dan sering kali disertai getaran fisik atau indikator suara yang dapat muncul kapan saja, sehingga mengganggu kualitas tidur seseorang.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
