
ilustrasi seseorang yang terlalu banyak bekerja. (freepik)
JawaPos.com - Dalam dunia yang serba cepat ini, bekerja keras sering kali dipandang sebagai sebuah keharusan untuk mencapai kesuksesan.
Namun, terlalu banyak bekerja atau yang dikenal dengan istilah workaholism dapat membawa konsekuensi psikologis dan emosional di kemudian hari.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (12/12), terdapat tujuh penyesalan yang sering dialami oleh pria yang terlalu banyak bekerja, menurut perspektif psikologi.
1. Kehilangan Waktu Berkualitas dengan Keluarga dan Orang Tercinta
Pria yang terlalu fokus pada pekerjaan cenderung mengabaikan waktu untuk keluarga dan orang-orang terdekat.
Dalam jangka panjang, mereka mungkin menyesal karena melewatkan momen-momen penting seperti ulang tahun anak, perayaan keluarga, atau bahkan momen kecil seperti makan malam bersama.
Menurut psikologi, hubungan yang sehat dengan keluarga adalah salah satu kunci kebahagiaan jangka panjang.
2. Mengorbankan Kesehatan Fisik dan Mental
Bekerja terlalu keras sering kali menyebabkan kelelahan fisik dan mental yang akut.
Kurangnya waktu untuk olahraga, tidur, dan pola makan sehat dapat memicu berbagai penyakit seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan kecemasan.
Penyesalan sering muncul ketika tubuh mulai memberi tanda-tanda kelelahan yang tidak bisa lagi diabaikan.
3. Melewatkan Kesempatan untuk Menikmati Hidup
Sibuk mengejar target dan tenggat waktu sering membuat seseorang lupa untuk menikmati hidup.
Psikologi positif menekankan pentingnya mindfulness atau menikmati momen saat ini.
Banyak pria yang terlalu sibuk bekerja akhirnya menyesal karena tidak pernah meluangkan waktu untuk liburan, mengejar hobi, atau sekadar menikmati waktu luang.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
