
Ilustrasi posting di media sosial (Freepik)
JawaPos.com - Mengenali makna dan ciri kepribadian seseorang di media sosial memanglah kompleks. Terkadang apa yang Anda posting dapat dimaknai berbeda oleh orang lain.
Terkadang tujuan Anda memposting story, feed dengan kata-kata motivasi atau sarkas bisa jadi untuk diri Anda sendiri atau bahkan sebaliknya (untuk orang lain) meski Anda tidak menyatakan secara terang-terangan.
Dilansir dari laman Psychmechanics oleh JawaPos.com, Kamis (5/12) berikut ini ciri kepribadian orang yang suka menyindir di media sosial biasanya menyindir melalui kata motivasi dan sarkas, simak berikut:
1. Punya harga diri rendah
Orang yang suka menyindir cenderung memiliki harga diri yang rendah. Mungkin inilah alasan mereka menggunakan sindiran di media sosial untuk meningkatkan harga diri mereka.
2. Pasif-agresif
Orang yang suka menyindir di media sosial sering kali merasa hina terhadap orang-orang bodoh di sekitar mereka. Selain itu, mereka tidak peka.
Ini adalah kombinasi mematikan yang dapat membuat siapa pun menjadi agresif.
Namun, orang yang suka menyindir terlalu cerdas untuk bersikap langsung dalam agresi mereka. Jadi, mereka menggunakan sindirian berkedok motivasi yang merupakan bentuk agresi pasif, sebuah hinaan yang disamarkan.
3. Tidak peka
Sementara orang yang berempati mungkin menyadari absurditas Anda tetapi tidak menunjukkannya di depan umum, orang yang suka menyindir tidak akan membiarkan Anda begitu saja.
Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang psikopat dan manipulatif cenderung memiliki gaya humor yang agresif. Menyindir melalui kata motivasi dan bumbu sarkas adalah jenis humor yang agresif.
4. Penghinaan
Pernahkah Anda mempostingan sindiran dengan dibalut dengan kata-kata konyol Anda? Bila Anda menunjukkan kekonyolan seseorang, Anda sedang membingkai mereka sebagai orang bodoh.
Lebih menyakitkan lagi, tidak ada seorang pun yang ingin dianggap bodoh. Jika Anda secara terbuka menunjukkan kekonyolan seseorang, Anda berisiko menyinggung perasaannya.
5. Berkulit dan bermuka tebal
Orang yang suka menyindir di media sosial memiliki kulit dan muka tebal. Mereka sering kali senang ketika seseorang menanggapi sindirian mereka dengan sindiran. Itu membuat percakapan menjadi menarik dan menghibur.
6. Cerdas
Orang yang menyindir di media sosial melalui kata motivasi atau sarkas, seringkali orang yang cerdas. Sarkasme dan sindiran melalui kata motivasi bekerja paling baik jika lucu dan menarik. Itu membutuhkan kreativitas.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
