Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 November 2024 | 21.54 WIB

Kepribadian Playing Victim! Intip 5 Ciri Orang yang Menolak Bertanggung Jawab dan Suka Menyalahkan Orang Lain

Ilustrasi 5 ciri orang yang suka menyalahkan orang lain daripada bertanggung jawab secara nyata./Pexels. - Image

Ilustrasi 5 ciri orang yang suka menyalahkan orang lain daripada bertanggung jawab secara nyata./Pexels.

JawaPos.com - Dalam kepribadian seseorang, ada beberapa ciri-ciri khusus yang sering dikaitkan dengan orang-orang yang tidak bertanggung jawab terhadap tindakan mereka sendiri.

Banyak orang yang percaya bahwa mereka adalah korban dari perilaku mereka sendiri atau dikenal dengan playing victim.

Orang yang menyalahkan orang lain tidak akan mendengarkan alasan. Mereka biasanya tidak akan melihat bahwa kemarahan mereka tidak berhasil, tidak peduli seberapa sering perilaku tersebut menjadi bumerang dan menyebabkan lebih banyak masalah.

Dilansir Your Tango, inilah 5 ciri orang yang suka menyalahkan orang lain daripada bertanggung jawab secara nyata.

1. Merasa dapat mengendalikan orang lain

Orang dengan kepribadian ini merasa dapat mengendalikan orang lain melalui kemarahan atau menyalahkannya. Mereka merasa mengendalikan orang lain akan membuat mereka mendapatkan apa yang diinginkan.

Sebuah studi dalam Communication Monographs Journal menunjukkan bahwa meskipun terkadang mereka dapat mengintimidasi atau membuat seseorang merasa bersalah untuk melakukan apa yang mereka inginkan, mereka tidak akan pernah dapat mengendalikan cara berpikir dan perasaan seseorang.

Pada titik tertentu, bahkan jika seseorang menuruti perintah karena takut atau bersalah, hal itu dapat menjadi bumerang bagi mereka. Orang tersebut mungkin akan kehilangan orang terdekatnya atau bahkan tidak memiliki teman sama sekali.

2. Selalu berkonflik dengan siapapun

Alih-alih terhubungan sebagai pasangan, mereka tidak ingin terhubung melalui keterbukaan sejati, karena mereka takut dilihat dan ditolak.

Terhubung melalui pertengkaran atau perkelahian tampaknya menjadi cara yang aman untuk terhubung.

Jika orang lain terlibat dalam pertengkaran atau perkelahian, maka mereka akan mendapat hubungan yang mereka inginkan. Tetapi jika orang lain itu tidak terlibat, maka mereka mungkin akan merasa semakin kesepian dan tidak berdaya.

3. Memiliki harga diri rendah

Dalam sebuah artikel tentang harga diri sebagai rantai sebab akibat mekanisme dalam Nature Reviews Psychology mengatakan bahwa mereka takut ditolak dan ditelantarkan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore