Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 November 2024 | 19.28 WIB

7 Alasan Seseorang hanya Membaca Pesan WhatsApp dan Tidak Membalas, dari Sibuk hingga Ada Gangguan Mental

Ilustrasi kelompok orang yang aktif menggunakan grup WhatsApp. - Image

Ilustrasi kelompok orang yang aktif menggunakan grup WhatsApp.

JawaPos.com – Sebagian orang jika mendapatkan pesan masuk WhatsApp dari teman, rekan kerja hingga keluarga kerap kali enggan untuk membalas pesan tersebut. Mereka merasa bahwa hal tersebut merupakan sebuah beban yang sulit untuk dilakukan.

Di sisi lain, bagi pengirim pesan yang pertama akan sangat sulit untuk menebak mengapa pesan tersebut hanya dibaca saja dan tidak dibalas. Hal tersebut seakan membuat frustasi bagi pengirim pesan dan bertanya-tanya faktor psikologis apa yang mempengaruhinya.

Melansir dari Wiki How, berikut 7 alasan seseorang yang hanya suka membaca pesan WhatsApp dan tidak membalasnya.

1. Membutuhkan proses untuk membalas pesan

Pesan teks tidak menyertakan isyarat seperti ekspresi wajah, bahasa tubuh, atau nada suara untuk membantu menyampaikan makna. Karena itu, orang mungkin butuh waktu lebih lama untuk mencerna pesan tersebut secara emosional dan menulis balasan.

Jika seseorang butuh waktu lama untuk membalas pesan maka cobalah untuk tidak berasumsi yang terburuk.

Banyak hal yang dapat disalahartikan lewat teks, yang berujung pada kesalahpahaman. Dengan mengingat hal ini, keterlambatan mereka dalam merespons sebenarnya bisa menjadi hal yang baik.

Alih-alih membalas secara impulsif, mereka meluangkan waktu untuk benar-benar memahami teks Anda dan memberikan respons yang tepat.

2. Mengalami kecemasan saat membalas pesan

Tidak adanya petunjuk konteks dan bahasa tubuh yang dapat membuat orang merasa panik atau tidak yakin tentang makna dari pesan teks.

Ketika seseorang mengalami kecemasan membalas pesan, mereka mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk merespons atau mereka lebih memilih untuk sama sekali tidak membalas karena mereka merasa sangat cemas dan kewalahan.

Orang-orang yang memiliki kecemasan sosial cenderung lebih rentan terhadap kecemasan teks dibandingkan orang lain. Jika Anda menduga orang yang Anda sayangi mengalami kecemasan saat membalas pesan cobalah bersabar terhadap mereka.

3. Mengalami kejenuhan digital

Bagi sebagian orang, penggunaan perangkat digital secara terus-menerus menimbulkan perasaan lelah dan apatis. Ketika hal ini terjadi, mereka mungkin merasa kurang termotivasi untuk membalas pesan, dan malah membiarkan pesan yang belum terbaca menumpuk.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore