
Ilustrasi teh (Mareefe/pexels.com)
JawaPos.com - Teh adalah minuman yang dibuat dengan cara merendam daun muda dan kuncup daun dari tanaman Camellia sinensis dalam air panas.
Beberapa jenis teh utama antara lain teh hitam, hijau, putih, dan oolong yang masing-masing mempunyai rasa dan karakteristik khas, tergantung pada asal daun dan cara pengolahannya.
Proses pengolahan ini meliputi fermentasi, tanpa fermentasi, atau fermentasi sebagian. Walau disebut teh, infus herbal dan rooibos berasal dari tanaman yang berbeda dan tidak memberikan manfaat kesehatan yang sama seperti teh tradisional.
Melansir bbcgoodfood.com, berikut ini beberapa manfaat teh untuk kesehatan tubuh.
1. Mampu meningkatkan tekanan darah
Mengonsumsi teh bisa memberikan manfaat bagi kesehatan pembuluh darah kita dengan meningkatkan fungsinya, termasuk membantu menurunkan tekanan darah. Proses ini terjadi karena teh meningkatkan ketersediaan senyawa yang dikenal sebagai oksida nitrat dalam tubuh.
Oksida nitrat berperan penting dalam merelaksasi otot-otot di dinding pembuluh darah yang memungkinkan pembuluh darah untuk melebar dan memperlancar aliran darah. Dengan demikian, teh dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan jantung dan sistem peredaran darah.
2. Dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi teh secara rutin bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung, dan hal ini sebagian besar dihubungkan dengan kandungan polifenol dalam teh. Di antara polifenol tersebut, katekin yang terdapat dalam jumlah sangat tinggi pada teh hijau.
Kandungan ini terbukti memiliki efek yang menguntungkan terhadap berbagai aspek kesehatan jantung dan sistem kardiovaskular secara keseluruhan. Oleh sebab itu, teh hijau khususnya dianggap punya manfaat signifikan dalam mendukung kesehatan jantung dan mencegah berbagai masalah kardiovaskular.
3. Memodulasi respons glikemik
Polifenol yang ada dalam teh memainkan peran penting dalam mengatur respons tubuh terhadap karbohidrat, dengan cara memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat serta merangsang pelepasan insulin.
Dari berbagai jenis teh, teh hijau tampaknya memiliki efek yang paling teratur dalam hal ini, memberikan keuntungan lebih besar supaya menjaga kestabilan kadar gula darah dan mendukung kinerja metabolisme tubuh dengan baik.
4. Mengurangi risiko diabetes
Polifenol dalam teh dapat menghambat enzim pencernaan seperti laktase dan memperlambat penyerapan glukosa yang menurut beberapa penelitian, konsumsi polifenol secara rutin dengan jangka panjang bisa berfungsi mengurangi risiko diabetes, mirip dengan efek beberapa obat.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
