Ilustrasi orang yang sedang memainkan sosial media. (Freepik)
Pada dasarnya, kegiatan amal yang baik atau buruk hanya bisa dilihat dari perbedaan yang terletak terletak pada niat.
Meski niat dari setiap perbuatan sejatinya tidak ada yang tahu, namun jika tujuan utama adalah untuk membantu dan menciptakan dampak nyata, maka postingan tersebut adalah cara yang sah untuk mengedukasi atau memotivasi.
Sebaliknya, jika fokusnya hanya pada citra diri, maka kebaikan tersebut kehilangan esensinya.
Salah satu ciri paling mencolok dari individu yang berbuat baik demi popularitas adalah kebutuhan untuk selalu menjadi pusat perhatian. Mereka ingin dipandang sebagai sosok yang inspiratif, peduli, dan berpengaruh.
Namun, alih-alih fokus pada dampak dari perbuatan baik mereka, perhatian utama justru terletak pada bagaimana mereka terlihat di mata orang lain.
Contohnya, mereka tidak akan melewatkan kesempatan untuk merekam setiap momen aksi kebaikan mereka, memastikan semuanya terlihat sempurna untuk diunggah ke media sosial.
Validasi dari orang lain sering menjadi "bahan bakar" bagi orang-orang ini. Setiap like, komentar, dan pujian memberikan rasa puas yang mendalam.
Mereka merasa dihargai ketika orang lain memuji aksi mereka, bahkan jika aksi tersebut dilakukan lebih untuk menunjukkan kebaikan mereka daripada membantu sesungguhnya.
Misalnya, seseorang yang membagikan momen menyumbang ke panti asuhan mungkin lebih tertarik pada ucapan “kamu hebat” daripada kebahagiaan anak-anak yang mereka bantu.
Orang yang berbuat baik demi popularitas sering kali memiliki motivasi yang dangkal.
Mereka tidak benar-benar peduli dengan dampak jangka panjang dari aksi mereka, selama aksi tersebut menghasilkan pujian atau peningkatan citra di media sosial.
Sebagai contoh, mereka mungkin membagikan video donasi besar-besaran tanpa memastikan apakah bantuan tersebut benar-benar diterima oleh pihak yang membutuhkan.
Bagi mereka, hasil konkret tidak sepenting pengakuan yang didapat dari unggahan.
Persaingan di media sosial tidak hanya terjadi dalam hal fashion, pencapaian, atau gaya hidup.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
