
Ilustrasi cara tipe kepribadian dapat berkembang sebagai pengguna media sosial aktif dengan sifatnya yang pendiam.
JawaPos.com - Beberapa orang introvert yang menggunakan media sosial layaknya seperti bebek yang mencari air. Beberapa orang merasa tidak nyaman bahkan hanya berpikir untuk berpartisipasi aktif di platform populer seperti Tiktok, Instagram, atau Twitter.
Anggota keluarga lain mungkin menekan mereka untuk dapat membagikan informasi terbaru, atasan mengharapkan mereka untuk mempromosikan perusahaan dengan antusias, dan orang pemasaran mengingatkan tentang kegagalan bisnis yang bisa terjadi kecuali mereka mempromosikan dengan video lucu, postingan berita atau blog ceria yang tidak terasa nyaman.
Dilansir dari True You, berikut ini cara tipe kepribadian dapat berkembang sebagai pengguna media sosial aktif dengan sifatnya yang pendiam.
1. Bersikap selektif
Setiap platform sosial media memiliki dinamika yang berbeda-beda. Mulailah dengan memikirkan bentuk komunikasi apa yang paling kalian sukai. Jika berorientasi visual dan suka mengoleksi gambar atau mengambil foto, maka instagram atau pinterest menjadi pilihan yang cocok.
Jika kalian lebih suka menulis, maka pertimbangkan untuk membuat blog atau forum daring yang berfokus pada topik yang kalian minati. Pelajari tentang pilihan tersebut, tanyakan pada orang lain topik seperti apa yang cocok untuk kalian, dan cobalah satu program pada satu waktu.
Misalnya streaming video yang langsung cocok bagi mereka yang mudah berbicara spontan dan lancar, bukan orang pendiam yang sering berhenti, dan lebih suka mengedit dan merevisi saat berbicara. Ini tidak berarti introvert harus menolak pembuatan video sama sekali.
2. Pertahankan zona privasi
Ingatlah bahwa mengekspresikan diri tidak harus melibatkan membocorkan detail pribadi tentang hidup kalian. Beberapa orang introvert merasa tidak ingin membahas atau bahkan merujuk pada hubungan terdekatnya saat memposting secara online.
Biarkan orang lain mengikuti tren mengakui kelemahan dan mengungkapkan semua hubungan bisnis dan pribadi ke publik. Kalian tidak harus melakukannya. Aturan panduan kalian mungkin adalah "posting hanya apa yang saya tidak keberatan untuk dicetak di surat kabar nasional."
Kaum introvert mungkin akan lebih nyaman berbagi ide dalam komunitas yang dilindungi sandi, tempat mereka dapat menggunakan nama panggilan, dan tempat apapun yang mereka katakan dan tanyakan tidak dapat dikaitkan dengan identitas asli mereka.
3. Atur kecepatan
Hindari membuat jadwal posting yang tidak dapat kalian penuhi. Jika orang lain memperbarui feed Instagram, Twitter, atau Facebook beberapa kali sehari, itu tidak ada hubungannya dengan kalian.
Sebagai seorang introvert, kalian mungkin akan mulai membenci media sosial jika membiarkan diri merasa tertekan untuk memposting ketika kalian tidak memiliki apapun untuk ditunjukkan atau dikatakan. Unggahlah sesuatu hanya ketika kalian menginginkannya.
Jika teman, keluarga, atau rekan kerja menyindir karena jarang mengunggah postingan, kutiplah Albert Einstein: "Anda bertanya kepada saya apakah saya menyimpan buku catatan untuk mencatat ide-ide hebat saya," katanya suatu kali. "Saya hanya pernah punya satu."

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
