
Ilustrasi orang yang bermain media sosial. (freepik.com/rawpixel.com)
JawaPos.com - Kita hidup di masa teknologi sudah berkembang pesat dan semua hal bisa diakses kapan pun dan dimana pun, seperti halnya dalam bermain media sosial.
Meskipun informasi sangat cepat dan mudah didapat, jika kita terlalu bergantung pada media sosial akan menimbulkan bahaya juga terhadap kesehatan fisik maupun mental.
Melansir dari laman Baseline Mag pada (12/11) kenali 8 tanda bahwa kamu sedang kelelahan karena bermain media sosial :
1. Kurang tidur
Sebelum tidur, kita semua sering melihat-lihat feed media sosial, sehingga saking asyiknya berselancar akan mengganggu kualitas tidur. Seperti begadang sampai dini hari hanya melihat pantauan atau berita terbaru.
Ketika media sosial mulai lebih diutamakan daripada tidur malam yang nyenyak, inilah saatnya untuk menilai kembali. Ini bukan hanya tentang rasa lelah, tapi akan mengganggu pada kesejahteraan hidup.
Baca Juga: 8 Tanda Burnout Media Sosial: Bahaya Mulai Mengganggu Kesehatan Mental dan Fisik yang Diam-Diam Menguras Energi
2. Terus-menerus membandingkan diri
Sangat mudah untuk terjebak dalam perbandingan media sosial, setiap orang yang kita lihat tampaknya lebih bahagia dan sukses. Tapi perlu diketahui bahwa itu hanyalah sebagian kecil gambaran kehidupan setiap orang.
Perbandingan secara terus-menerus ini tak hanya mencuri kegembiraanmu tapi juga dapat menimbulkan perasaan tak mampu dan rendah diri.
3. Mengabaikan hubungan dalam kehidupan nyata
Media sosial sangat bagus karena kita bisa tetap berhubungan dengan teman atau keluarga jauh, tapi ketika interaksi tatap muka mulai tergantikan, itulah yang menjadi masalah.
Terlalu sering bermain media sosial akan mengabaikan kita pada hubungan dalam kehidupan nyata, kamu akan lupa momen-momen berharga dengan pasangan atau keluarga dekat.
4. Merasa cemas jika tak memeriksa notifikasi
Jika kamu merasa cemas karena belum memeriksa notifikasi, itu merupakan tanda kelelahan media sosial. Otak kita telah dikondisikan untuk mend afirmasi digital.
Menurut penelitian psikologis, terus-menerus memeriksa ponsel untuk mengetahui pembaruan media sosial dapat menyebabkan tingkat stres dan kecemasan. Hal ini menciptakan siklus terhadap kebutuhan akan validasi eksternal.
Baca Juga: 8 Ciri Orang yang Rutin Bangun Sebelum Jam 6 Pagi, Bisa Membawa Hidup Lebih Produktif Menurut Psikologi
5. Sebenarnya sering terputus daripada terhubung
Media sosial dimaksudkan untuk mendekatkan kita, menjembatani jarak, dan membina komunikasi. Tapi pada kenyataannya, seringkali hal tersebut berdampak sebaliknya.
Kita sering tersesat di lautan foto yang difilter, teks lucu, dan konten viral. Hingga pada akhirnya merasa terisolasi, mungkin sudah saatnya untuk istirahat sejenak dari media sosial.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
