Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 November 2024 | 23.29 WIB

Sering Dikira Ansos, Introvert Ternyata Terdiri dari 4 Jenis: Anda Termasuk yang Mana?

Ilustrasi introvert (freepik/gratispik) - Image

Ilustrasi introvert (freepik/gratispik)

JawaPos.com - Introvert sering kali disalahartikan sebagai rasa malu, fobia sosial, atau  gangguan kepribadian. Bukan berarti Anda tidak suka bersosialisasi, Anda hanya lebih suka tidak melakukannya.

Anda mencoba bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain, tetapi Anda merasa percakapan tersebut merupakan pertarungan yang sia-sia. Ini adalah tanda umum Anda merupakan seorang introvert.

Namun tahukah Anda bahwa ternyata introvert bisa terdiri dari beberapa tipe? Jika Anda penasaran, JawaPos.com telah melansir dari laman YourTango, Senin (11/11), empat jenis introvert. Simak penjelasannya berikut.

1. Social Introvert 

Kaum introvert sosial lebih suka tinggal di rumah, menghibur diri dengan membaca, bermain komputer, berkebun, mendengarkan musik, atau menonton Netflix secara maraton, dibandingkan pergi ke pesta atau acara yang sebagian besar dihadiri orang asing.

Hal ini berbeda dengan rasa malu, karena tidak ada preferensi yang didorong oleh kecemasan untuk menyendiri atau bersama kelompok kecil.

2. Thinking Introvert 

Si introvert yang suka berpikir tersesat dalam pikirannya. Mereka senang tersesat dalam dunia fantasi dengan cara yang imajinatif dan kreatif.

Mereka gemar bermain game realitas virtual, tetapi juga gemar bersosialisasi. Secara keseluruhan, mereka sangat bijaksana dan introspektif.

3. Anxious Introvert 

Introvert yang cemas memiliki banyak kesamaan dengan orang yang canggung. Mereka lebih suka menyendiri dan tidak pergi ke acara sosial karena mereka kurang percaya diri dengan keterampilan sosial mereka.

Mereka memiliki banyak penyesalan sosial dan akan berulang kali memikirkan kembali pertemuan sosial yang menurut mereka tidak berjalan dengan baik.

4. Restrained atau Reserved Introvert

Introvert yang terkendali suka mempertimbangkan segala sesuatunya sebelum berpikir atau bertindak. Dengan kata lain, jika Anda terlalu banyak berpikir, Anda akan lambat dalam mengambil tindakan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore