Orang yang membanjiri media sosial dengan foto anak-anaknya biasanya menunjukkan 8 perilaku. ( Freepik)
JawaPos.com - Sementara sebagian orang menganggap postingan tentang anak di media sosial itu menarik, sebagian lainnya mempertanyakan niat di balik postingan tersebut.
Psikolog telah mengidentifikasi hubungan antara seringnya berbagi foto anak dan pola perilaku tertentu pada orang tua. Dengan memahami perilaku-perilaku ini, orang tua dapat lebih mengenali mengapa mereka terdorong untuk berbagi dan merenungkan bagaimana hal ini memengaruhi privasi dan kesejahteraan anak-anak mereka.
Dilansir dari geediting.com, Kamis (31/10), berikut 8 perilaku yang sering ditunjukkan oleh orang yang membanjiri media sosial dengan foto anak-anaknya.
1. Kompensasi berlebihan melalui pembagian berlebihan
Salah satu perilaku umum yang disarankan oleh psikologi adalah bahwa mereka yang terus-menerus mengunggah foto anak-anaknya di media sosial mungkin sedang melakukan kompensasi berlebihan untuk sesuatu.
Ini bisa berupa apa saja, mulai dari merasa tidak mampu sebagai orang tua hingga tidak puas dengan kehidupan pribadinya.
Dengan berbagi banyak gambar anak-anak mereka, mereka ingin menyajikan gambaran yang sempurna tentang kehidupan keluarga mereka, membantu mereka merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri dan pengasuhan mereka.
Ini tidak selalu merupakan keputusan yang disadari, tetapi sesuatu yang sering terjadi di ranah media sosial tempat semua orang menguratori versi terbaik kehidupan mereka.
Kompensasi berlebihan ini juga terwujud sebagai berbagi berlebihan, memberikan detail berlebihan tentang kehidupan anak-anak mereka yang mungkin tidak diperlukan.
Batasan antara berbagi dan terlalu banyak berbagi terkadang tampak kabur, sehingga mudah bagi orang tua seperti itu untuk melewatinya tanpa menyadari apa yang mereka lakukan.
2. Meningkatnya rasa kebersamaan
Berlawanan dengan apa yang mungkin dipikirkan orang, mengunggah foto anak-anak secara teratur di media sosial tidak selalu tentang orang yang mengunggahnya.
Memang, bagi sebagian orang tua, ini tentang merasa menjadi bagian dari komunitas virtual.
Dalam dunia digital yang luas di mana semua orang terhubung namun tetap berjarak, berbagi foto anak-anak mereka berfungsi sebagai jembatan bagi orang tua lainnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
