
ilustrasi seseorang yang tidak terbiasa melakukan pekerjaan rumah/ Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Pendidikan di rumah tidak hanya terbatas pada belajar formal, tetapi juga melibatkan pengembangan karakter dan tanggung jawab, salah satunya melalui pekerjaan rumah tangga.
Anak-anak yang terbiasa diberi tanggung jawab untuk membantu di rumah umumnya tumbuh dengan kesadaran akan tugas-tugas domestik dan pemahaman mengenai tanggung jawab pribadi.
Namun, ketika anak-anak tidak pernah dipaksa atau bahkan diajarkan untuk melakukan pekerjaan rumah, mereka sering membawa pola kebiasaan ini hingga dewasa.
Dilansir dariGeediting pada Selasa (6/11), terdapat delapan kebiasaan yang kerap ditemukan pada orang dewasa yang tidak pernah diminta melakukan pekerjaan rumah tangga saat masih kecil.
1. Kesulitan Menjaga Kebersihan dan Kerapian
Bagi seseorang yang tidak pernah dilatih untuk bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan dan kerapian, mereka mungkin merasa sulit menjaga hal-hal dasar di rumahnya sendiri.
Karena tidak terbiasa dengan rutinitas membersihkan atau merapikan, seringkali mereka mengabaikan kondisi tempat tinggal atau ruang kerja hingga tidak rapi dan cenderung berantakan.
Orang dewasa yang tidak dibiasakan membersihkan mungkin tidak merasa terganggu dengan tumpukan barang atau keadaan rumah yang kotor.
Bahkan, beberapa dari mereka baru akan merasa tertekan untuk membersihkan hanya ketika situasinya benar-benar tak tertahankan atau ketika akan ada tamu yang berkunjung.
2. Kurang Peka terhadap Lingkungan Sekitar
Anak-anak yang tidak dilatih untuk melakukan pekerjaan rumah tangga cenderung tumbuh dengan kurangnya kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
Ketika mereka dewasa, sering kali mereka tidak menyadari adanya hal-hal yang perlu dibereskan atau diperbaiki.
Misalnya, mereka mungkin tidak memperhatikan jika sampah di dapur menumpuk atau lantai menjadi kotor.
Kebiasaan ini muncul karena sejak kecil mereka tidak diajarkan untuk mengamati keadaan rumah atau area sekitarnya.
Alhasil, sikap ini membuat mereka cenderung menjadi kurang tanggap dan tidak memikirkan efek ketidakberesan lingkungan terhadap orang lain di sekitarnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
