Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 November 2024 | 00.14 WIB

Tips Parenting: 8 Cara Menghadapi Anak yang Marah dan Merajuk, Perlu Dibujuk?

Ilustrasi seorang anak. - Image

Ilustrasi seorang anak.

JawaPos.com - Menghadapi anak yang sedang marah dan merajuk bisa jadi tantangan tersendiri bagi para orang tua. Banyak orang tua yang merasa kebingungan ketika si kecil mulai menangis, berteriak, atau menunjukkan sikap keras kepala.

Namun, penting untuk diingat bahwa perasaan marah dan frustasi adalah hal yang alami bagi anak. Mereka sedang belajar mengekspresikan diri dan, tentu saja, membutuhkan bantuan kita untuk mengelola emosi mereka.

Dilansir dari laman India Times pada Selasa (5/11) berikut adalah beberapa tips parenting yang bisa membantu Anda dalam cara menghadapi anak yang marah dengan lebih baik.

1. Bersikap Tenang dan Sabar
Langkah pertama dalam menghadapi anak yang marah adalah menjaga ketenangan diri. Ketika anak mulai marah, sering kali reaksi awal kita adalah ikut merasa frustasi atau terganggu.

Padahal, sikap tenang akan membantu anak merasa lebih aman. Jangan terbawa emosi; ambil napas dalam-dalam dan bersikap sabar. Ini juga akan memberi contoh bagi anak bahwa kemarahan dapat diatasi tanpa harus meledak-ledak.

2. Mengakui Perasaan Mereka
Anak-anak sering kali merasa tidak didengar atau dimengerti, terutama ketika mereka sedang marah. Cobalah untuk mengakui perasaan mereka dengan mengatakan hal-hal seperti, “Mama tahu kamu lagi kesal” atau “Ayah ngerti kamu marah karena…”

Dengan mengakui perasaan mereka, anak akan merasa dihargai dan dipahami. Ini adalah langkah penting dalam cara menghadapi anak yang marah karena membuat mereka merasa didukung dan nyaman untuk membuka diri.

3. Dorong Mereka Mengekspresikannya
Mendorong anak untuk mengungkapkan perasaan mereka dengan kata-kata adalah bagian penting dalam membentuk keterampilan sosial dan emosional mereka.

Ajarkan mereka untuk menyatakan emosi dengan kalimat sederhana seperti, “Aku marah karena...” atau “Aku nggak suka kalau…”

Hal ini membantu anak belajar bahwa mengekspresikan emosi secara verbal adalah cara yang baik untuk berkomunikasi, daripada melampiaskan dengan tangisan atau sikap kasar.

4. Berikan Pelukan dan Dukungan
Terkadang, pelukan hangat bisa menjadi cara terbaik untuk meredakan amarah anak. Kontak fisik yang penuh kasih ini bisa membantu mereka merasa aman dan nyaman, serta memberikan ketenangan pada mereka.

Orang tua dapat menggunakan momen ini untuk menunjukkan bahwa mereka tetap dicintai meski sedang marah. Dalam tips parenting, pelukan juga diakui sebagai cara efektif untuk menenangkan anak tanpa harus memaksa mereka berbicara ketika mereka belum siap.

5. Mengalihkan Perhatian Mereka dengan Kegiatan Kreatif
Kegiatan kreatif, seperti menggambar, bermain dengan mainan favorit, atau mendengarkan musik, bisa membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa marah mereka. Ini memberi mereka kesempatan untuk fokus pada hal-hal yang positif.

Menghadapi anak yang marah tidak selalu harus dilakukan dengan berbicara, terkadang cara terbaik adalah membiarkan mereka mengekspresikan diri melalui kegiatan yang menyenangkan dan tidak menuntut.

6. Tetapkan Ekspektasi yang Realistis
Mengatur harapan atau ekspektasi terhadap anak adalah bagian penting dalam cara menghadapi anak yang marah. Jangan menuntut mereka untuk langsung bisa mengendalikan emosi sepenuhnya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore