Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Oktober 2024 | 20.16 WIB

Jam Koma Gen Z Artinya Apa? Simak Penjelasan Berikut

Ilustrasi Orang Mengalami Jam Koma. (freepik) - Image

Ilustrasi Orang Mengalami Jam Koma. (freepik)

JawaPos.com — Belakangan ini, istilah 'Jam Koma' ramai digunakan Gen Z di berbagai platform media sosial. 

Istilah ini menggambarkan fenomena yang cukup unik. Pada berbagai video yang beredar baik di Tiktok maupun Instagram, biasanya memperlihatkan orang-orang yang tampak kurang fokus dalam menjalani aktivitasnya.

Atas fenomena tersebut, banyak yang penasaran, sebenarnya apa maksud dari "Jam Koma" dan mengapa Gen Z begitu tertarik menggunakannya?

Melansir Bangkok International Hospital, berikut pengertian jam koma yang, istilah populer dikalangan Gen Z

Jam Koma menggambarkan kondisi ketika seseorang mengalami kelelahan fisik ekstrem. 

Dampaknya, hingga berpengaruh pada kemampuan koginitifnya meski hanya sesaat. Sehingga orang yang mengalami jam koma sering kurang fokus dan otak seperti ngelag sulit berkonsentrasi dan berpikir jernih. 

Jam Koma umumnya terjadi pada sore hari hingga malam hari  saat badan sedang lelah-lelahnya habis melakukan aktivitas seperti bekerja. 

Dalam istilah medis hal ini dikenal dengan nama brain fogBrain Fog bukanlah penyakit.

Brain fog adalah fenomena disfungsi atau gangguan kognitif, adalah istilah untuk berbagai gejala yang mempengaruhi kemampuan untuk berpikir jernih, fokus, berkonsentrasi, mengingat, dan memperhatikan. 

Melansir Bangkok International Hospital, brain fog diyakini disebabkan oleh inflamasi dan perubahan hormon yang menentukan suasana hati, energi, dan fokus.Kadar hormon yang tidak seimbang membuat seluruh sistem menjadi kacau. 

Kabut otak biasanya berakar pada gaya hidup yang mendorong dan diperburuk oleh stres seperti radiasi ponsel, stres, kurang tidur, tidak berolahraga, diet (asam amino, vitamin, mineral, dan antioksidan).

Cara untuk mengakhiri Jam Koma

  • Kurangi waktu di depan gawai, beri waktu untuk badan  beristirahat
  • Kurangi stress
  • Tidur yang cukup - 7-8 jam sehari, tidurlah pada pukul 10 malam atau paling lambat tengah malam
  • Olahraga teratur
  • Hindari alkohol, merokok, dan minum kopi di sore hari

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore