
ilustrasi seseorang yang mudah menjadi korban penipuan internet/Freepik
JawaPos.com - Dalam era digital yang semakin berkembang, ancaman penipuan di internet semakin marak.
Penipu online semakin canggih dalam menjerat korban mereka, dan tak jarang mereka berhasil karena sifat-sifat psikologis tertentu yang dimiliki korban.
Tanpa disadari, beberapa orang lebih rentan terhadap penipuan dibandingkan yang lain.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (24/10), terdapat sembilan sifat utama yang membuat seseorang lebih mudah menjadi korban penipuan di internet.
1. Kepercayaan yang Terlalu Besar (Overtrusting)
Orang yang cenderung mempercayai orang lain dengan mudah sering kali menjadi sasaran empuk bagi para penipu.
Mereka tidak memiliki keraguan ketika menerima informasi dari sumber yang tidak jelas.
Sikap ini membuat mereka lebih mudah tertipu oleh penawaran palsu atau skema cepat kaya.
Kepercayaan yang terlalu besar sering kali berakar dari pola asuh atau pengalaman hidup yang membuat seseorang lebih optimistis terhadap niat orang lain.
Meskipun kepercayaan adalah hal yang positif, jika tidak diimbangi dengan sikap skeptis, hal ini bisa berbahaya, terutama di internet yang penuh dengan informasi tidak akurat.
2. Kurangnya Skeptisisme
Orang yang rentan terhadap penipuan cenderung tidak mempertanyakan keabsahan informasi yang mereka terima.
Dalam dunia internet yang penuh tipuan, kemampuan untuk bersikap skeptis sangat penting.
Mereka yang jarang meragukan atau meneliti ulang informasi lebih mudah tergoda oleh skema penipuan, dari phishing hingga tawaran investasi palsu.
Sikap skeptis yang sehat bukan berarti selalu mencurigai setiap hal, tetapi lebih kepada kebiasaan untuk memverifikasi fakta sebelum mengambil keputusan, terutama dalam transaksi finansial atau berbagi informasi pribadi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
