
Ilustrasi seseorang yang menunjukkan tanda-tanda berbohong saat terlibat diskusi. Sumber Foto: (Freepik/pressfoto)
JawaPos.com – Mengenali tanda-tanda kebohongan adalah keterampilan penting dalam berinteraksi sosial. Menurut penelitian psikologi, memahami perilaku seseorang saat berbicara jujur dapat membantu kita mendeteksi ketika mereka berbohong.
Dalam artikel ini, JawaPos.com akan membahas beberapa tanda yang dapat menunjukkan kebohongan, dengan fokus pada petunjuk non-verbal dan verbal yang sering kali terlihat.
Langkah pertama dalam mendeteksi kebohongan adalah membangun baseline perilaku individu. Ini berarti memperhatikan bagaimana seseorang merespons pertanyaan sederhana, seperti “Siapa nama Anda?” atau “Dari mana asal Anda?”
Perhatikan perubahan dalam perilaku mereka saat Anda mulai menanyakan pertanyaan yang lebih sensitif. Tanda-tanda perubahan ini dapat memberikan indikasi bahwa seseorang mungkin tidak berkata jujur.
Mengutip Simply Psychology, Jumat (11/10), inilah cara melihat tanda-tanda seseorang sedang berbohong, menurut psikologi. Simak artikel inj sampai akhir untuk mengetahui panduan psikologis dalam mengetahui kebohongan:
Tanda Non-Verbal Seseorang Sedang Berbohong
1. Ekspresi Wajah dan Gerakan Mata
Ekspresi wajah dapat memberikan banyak informasi. Seseorang yang berbohong mungkin menghindari tatapan mata atau malah terlalu lama menatap.
Penelitian dari Universitas Michigan menunjukkan bahwa 70 persen individu yang berbohong cenderung menatap lebih lama pada lawan bicara mereka. Selain itu, menggelengkan kepala atau mengerutkan dahi juga bisa menjadi tanda ketidakjujuran.
2. Gerakan Mulut
Orang yang berbohong sering kali menunjukkan tanda-tanda fisik tertentu, seperti menyentuh bibir atau menutup mulut dengan tangan. Tindakan ini merupakan respons alami untuk menyembunyikan kebohongan mereka.
Selain itu, perilaku seperti menggigit atau menjilat bibir juga bisa mengindikasikan bahwa seseorang merasa tidak nyaman atau sedang berusaha menutupi sesuatu. Tanda-tanda ini bisa menjadi petunjuk bahwa individu tersebut mungkin tidak sepenuhnya jujur.
3. Perubahan pada Ekspresi Wajah
Perubahan ekspresi wajah seperti kulit yang menjadi pucat atau berkeringat di area T-zone (dahi, atas bibir, dan dagu) sering kali terlihat pada individu yang berbohong. Hal ini terjadi karena sistem saraf otonom mereka aktif, menyebabkan reaksi fisik yang mencolok.
Tanda Verbal Seseorang Sedang Berbohong

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
