
KEPAK SAYAP GARUDA: Koleksi Sandya Niskala rancangan Didiet Maulana hadir dalam jersey shirt, track pants, dan jaket. (DOKUMENTASI IKAT INDONESIA)
Bertanding di Paris yang merupakan kota mode dunia, atlet-atlet kebanggaan Indonesia mengenakan kostum yang didesain perancang kenamaan. Setelah Didit Hediprasetyo merancang kostum untuk kontingen Indonesia di Olimpiade Paris 2024, kini Didiet Maulana untuk kontingen Paralimpiade Paris 2024 yang tengah berlangsung mulai 28 Agustus hingga 8 September mendatang.
KONTINGEN Indonesia mencuri perhatian dalam opening ceremony Paralimpiade Paris 2024 Rabu (28/8) waktu setempat. Mengenakan busana rancangan IKAT Indonesia by Didiet Maulana yang menampilkan kekayaan budaya, 30 wakil Indonesia dalam defile itu banyak mendapat pujian dan permintaan foto bareng. Momen serupa tersaji ketika opening Olimpiade Paris 2024 pada 26 Juli lalu. Mengenakan outfit yang dirancang Didit Hediprasetyo, kontingen Indonesia juga menjadi sorotan karena kekhasan busana.
Didiet Maulana menuturkan, dirinya excited saat diminta Kemenpora untuk mendesain apparel tim Indonesia dalam Paralimpiade Paris 2024, kompetisi olahraga internasional yang dikhususkan bagi atlet penyandang disabilitas. ’’Nggak sampai dua bulan waktunya. Kami push the limit untuk menghasilkan karya buat para atlet kebanggaan Indonesia,’’ ucapnya saat diwawancarai di gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (28/8).
KEPAK SAYAP GARUDA: Koleksi Sandya Niskala rancangan Didiet Maulana hadir dalam jersey shirt, track pants, dan jaket. (DOKUMENTASI IKAT INDONESIA)
Lahirlah koleksi Sandya Niskala. Sandya bermakna persatuan dan Niskala berarti kekuatan. ’’Jadi kekuatan dalam persatuan. Walaupun beragam, tetapi kita adalah satu Indonesia,’’ tuturnya.
Rancangan spesial kolaborasi IKAT Indonesia by Didiet Maulana, Mills, Kemenpora, dan NPC Indonesia itu terdiri atas jaket, jersey shirt, dan track pants. Dengan elemen motif tenun ikat, koleksi tersebut mengandung filosofi Bhinneka Tunggal Ika dalam desain yang sporty dan dinamis.
Motifnya terinspirasi sayap burung garuda dengan warna merah putih yang menggambarkan Indonesia. ’’Ada sentuhan warna emas simbol optimisme untuk menyongsong Indonesia emas. Juga karakter emas dalam diri kita masing-masing,’’ papar Didiet.
Pada jaket, desain motifnya yang seperti aliran air terinspirasi dari Indonesia sebagai negara kepulauan. ’’Ketika dikancingkan itu seperti garuda yang sedang mengepakkan sayap,’’ jelasnya. Bagian kerah jaket juga menyerupai beskap. ’’Desain ini penggabungan elemen budaya dari beberapa daerah,’’ lanjutnya.
KEPAK SAYAP GARUDA: Koleksi Sandya Niskala rancangan Didiet Maulana hadir dalam jersey shirt, track pants, dan jaket. (DOKUMENTASI IKAT INDONESIA)
Sandya Niskala diharapkan menjadi simbol motivasi dan persatuan, mendukung dan merayakan setiap capaian atlet Indonesia yang sedang berjuang di Paralimpiade Paris 2024. ’’Harapannya, mudah-mudahan desain ini bisa menjadi doa dan semangat bagi para atlet paralimpik,’’ ungkap Didiet.
Menpora Dito Ariotedjo dalam sesi konferensi pers menyatakan, pemilihan dua desainer itu karena ciri khas rancangan yang concern pada kekayaan budaya Indonesia dan melejit di kancah global. ’’Desain jersey dan kostum kontingen Indonesia nggak boleh standar. Kita bisa kolaborasikan olahraga dengan industri kreatif, dalam hal ini fashion,’’ paparnya. (raf/c18/nor)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
