Ilustrasi orang yang bersyukur meskipun dalam keadaan sulit./(Freepik.com/cookie_studio)
JawaPos.com - Orang beriman memiliki banyak keuntungan dalam hidup. Meskipun benar bahwa ada juga kerugiannya, saya menemukan bahwa keuntungannya lebih besar daripada kerugiannya.
Tetapi mengatakan bahwa ada keuntungan adalah satu hal dan melihatnya dalam tindakan adalah hal yang berbeda.
Untungnya, saya telah melakukan penelitian dan mengidentifikasi lima kebiasaan yang saya dan teman-teman seiman saya miliki, dan kita akan melihat semuanya hari ini. Dikutip dari ideapod, berikut lima kebiasaannya yang bisa ditiru;
1) Bersyukur
Ketika orang dapat menunjukkan rasa syukur, mereka dapat merasa bersyukur atas apa yang mereka miliki, alih-alih merasa iri pada orang lain atau kesal atas apa yang telah hilang dari mereka.
Sebagai contoh, jika anda melihat orang-orang yang selamat dari bencana alam, mereka akan sering mengatakan bahwa meskipun mereka hancur karena kehilangan rumah dan komunitas mereka, mereka bersyukur karena teman dan keluarga mereka aman dan tidak terluka.
Mempraktikkan rasa syukur tidak selalu mudah, tapi saya suka menganggapnya seperti otot. Semakin sering anda berlatih, semakin baik anda menjadi dan semakin baik anda menjadi, semakin sering Anda merasa bersyukur.
2) Ketahanan
Sebagian besar orang yang saya kenal yang memiliki banyak keyakinan juga mampu menunjukkan ketahanan yang besar.
Tidak peduli apa pun kesulitan yang dihadapi, mereka dapat menyambutnya dengan senyuman di wajah mereka, karena mereka selalu memiliki iman untuk kembali. Hal ini memberi mereka kekuatan batin yang memungkinkan mereka untuk mempertahankan ketahanan tersebut dari waktu ke waktu.
Hal ini sangat masuk akal, karena ketika kita melihat sejarah agama dan beberapa martir di sepanjang jalan, kita melihat ketangguhan yang sama, sering kali, orang dapat menghindari penyiksaan dan penderitaan hanya dengan beberapa kata, tetapi mereka memilih untuk menghadapi penderitaan tersebut secara langsung dengan hanya iman mereka yang melindungi mereka.
3) Perhatian penuh
Ide di balik perhatian penuh adalah bahwa kita berlatih untuk hidup di saat ini, daripada memikirkan masa lalu atau memikirkan masa depan.
Saya menderita kecemasan dan depresi, dan saya sering mengatakan bahwa depresi saya disebabkan oleh memikirkan masa lalu dan kecemasan saya disebabkan oleh kekhawatiran tentang masa depan. Saya juga menemukan bahwa perhatian penuh membantu saya untuk berdamai dengan keduanya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
