
Ilustrasi kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). (Pixabay.com)
JawaPos.Com - Apapun alasanya, bentuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tidak bisa dibenarkan baik dilakukan oleh pria ataupun perempuan.
Namun berbagai penelitian menunjukkan, pria yang melakukan kekerasan fisik terhadap perempuan sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kontrol dan dominasi.
Pria yang merasa kehilangan kontrol dalam aspek lain kehidupan, seperti pekerjaan atau status sosial, mungkin mencoba untuk menegaskan kekuasaannya melalui kekerasan terhadap pasangannya.
Trauma masa lalu, seperti pernah menjadi korban kekerasan atau menyaksikan kekerasan dalam keluarga, juga bisa menjadi pemicu perilaku ini.
Selain itu, ketidakmampuan untuk mengelola emosi dan stres dengan cara yang sehat sering kali membuat pria melampiaskan kemarahan mereka pada pasangan.
Dalam beberapa kasus, ketergantungan pada alkohol atau narkoba bisa memperburuk perilaku kekerasan.
Dilansir dari Journal of Consulting and Clinical Psychology, inilah 5 alasan pria melakukan kekerasan fisik terhadap perempuan.
1. Keinginan Mengontrol dan Mendominasi
Pria yang melakukan kekerasan fisik sering kali termotivasi oleh keinginan untuk mengontrol dan mendominasi pasangan mereka.
Mereka mungkin merasa bahwa kekerasan adalah cara untuk mempertahankan kekuasaan dan memastikan bahwa pasangan tetap patuh.
2. Pengalaman Kekerasan di Masa Lalu
Pria yang tumbuh dalam lingkungan di mana kekerasan adalah hal yang biasa, baik sebagai pelaku atau korban, cenderung mengulangi perilaku tersebut dalam hubungan mereka sendiri.
Mereka mungkin tidak memiliki keterampilan untuk mengelola konflik dengan cara yang sehat, sehingga menggunakan kekerasan sebagai jalan keluar.
3. Masalah Kesehatan Mental
Gangguan mental, seperti gangguan kepribadian atau depresi berat, dapat berkontribusi pada perilaku kekerasan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
