Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Agustus 2024 | 21.34 WIB

Tetap Tidak Bisa Dibenarkan Tapi Inilah 5 Alasan Pria Melakukan Kekerasan Fisik terhadap Perempuan

Ilustrasi kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). (Pixabay.com) - Image

Ilustrasi kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). (Pixabay.com)


JawaPos.Com - Apapun alasanya, bentuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tidak bisa dibenarkan baik dilakukan oleh pria ataupun perempuan.

Namun berbagai penelitian menunjukkan, pria yang melakukan kekerasan fisik terhadap perempuan sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kontrol dan dominasi.

Pria yang merasa kehilangan kontrol dalam aspek lain kehidupan, seperti pekerjaan atau status sosial, mungkin mencoba untuk menegaskan kekuasaannya melalui kekerasan terhadap pasangannya.

Trauma masa lalu, seperti pernah menjadi korban kekerasan atau menyaksikan kekerasan dalam keluarga, juga bisa menjadi pemicu perilaku ini.

Selain itu, ketidakmampuan untuk mengelola emosi dan stres dengan cara yang sehat sering kali membuat pria melampiaskan kemarahan mereka pada pasangan.

Dalam beberapa kasus, ketergantungan pada alkohol atau narkoba bisa memperburuk perilaku kekerasan.

Dilansir dari Journal of Consulting and Clinical Psychology, inilah 5 alasan pria melakukan kekerasan fisik terhadap perempuan.

1. Keinginan Mengontrol dan Mendominasi

Pria yang melakukan kekerasan fisik sering kali termotivasi oleh keinginan untuk mengontrol dan mendominasi pasangan mereka.

Mereka mungkin merasa bahwa kekerasan adalah cara untuk mempertahankan kekuasaan dan memastikan bahwa pasangan tetap patuh.

2. Pengalaman Kekerasan di Masa Lalu

Pria yang tumbuh dalam lingkungan di mana kekerasan adalah hal yang biasa, baik sebagai pelaku atau korban, cenderung mengulangi perilaku tersebut dalam hubungan mereka sendiri.

Mereka mungkin tidak memiliki keterampilan untuk mengelola konflik dengan cara yang sehat, sehingga menggunakan kekerasan sebagai jalan keluar.

3. Masalah Kesehatan Mental

Gangguan mental, seperti gangguan kepribadian atau depresi berat, dapat berkontribusi pada perilaku kekerasan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore