
Ilustrasi seseorang gemar oversharing dengan orang lain. (Freepik)
JawaPos.Com - Pernahkah kamu bertemu seseorang yang pertama kali berkenalan atau bisa dibilang tidak terlalu akrab tapi suka menceritakan semua hal tentang hidupnya? Bisa dianggap fenomena ini merupakan oversharing.
Oversharing adalah kegiatan mengungkap informasi pribadi atau detail kehidupan seseorang untuk diceritakan kepada orang lain.
Menurut Psychologs, oversharing identik dengan berbagi yang berlebihan meliputi informasi hubungan seseorang, keuangan, kesehatan atau pikiran dan perasaan yang paling dalam.
Seringkali orang yang oversharing tidak memikirkan dampak yang akan terjadi, sehingga bisa dikatakan hal ini merupakan oversharing sindrom. Seseorang yang secara terus menerus secara sadar memberikan informasi dirinya tanpa ada batasan.
Dilansir dari laman Harley Therapy, sindrom oversharing ternyata tidak hanya dilakukan di dunia nyata namun juga sering kita temui seseorang membagikan cerita kehidupanya di media sosial. Sindrom oversharing ini menunjukan suatu kepribadian tertentu.
6 Kepribadian Seseorang Suka Oversharing
Mentalitas Korban
Seringkali pelaku overshare ini menceritakan cerita sama berulang kali kepada siapapun yang mau mendengarnya untuk mencari validasi dan dukungan secara emosional. Biasanya mereka menceritakan seberapa buruk keadaan mereka.
Kepribadian orang dengan mentalitas korban, ingin empati, perhatian dan rasa kasihan dari orang lain.
Kerap seseorang seperti ini akan kesulitan untuk tumbuh karena enggan untuk menyelesaikan perasaan atau memperbaiki kehidupannya.
Ketergantungan dengan Orang Lain
Ketergantungan terhadap orang lain mengacu pada ketergantungan emosional dan secara pribadi. Seringkali individu seperti ini akan mudah jatuh cinta atau merasa sangat dekat dengan lawan bicaranya.
Intensitas yang berlebihan akan mengakibatkan seseorang mengalami gangguan emosi dan hubungan yang tidak pernah stabil. Memberikan batasan serta membangun kesadaran diri bisa membantumu tidak selalu bergantung dengan orang lain.
Rendah Diri
Seseorang yang suka membicarakan diri sendiri secara terus menerus biasanya identik dengan keinginan untuk diakui, disukai atau diterima. Seseorang dengan harga diri yang rendah kerap kali berbicara untuk diberikan validasi.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
