Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Juli 2024 | 08.07 WIB

6 Kepribadian Anak yang Terbentuk Dengan Pola Asuh Orang Tua yang Suka Melarang Anak Saat Kecil: Salah Satunya Tidak Bisa Mengambil Keputusan

Ilustrasi anak suka dilarang saat masih kecil. (Peoplecreations/Freepik) - Image

Ilustrasi anak suka dilarang saat masih kecil. (Peoplecreations/Freepik)

JawaPos.Com - Sering kali kita sebagai orang tua tanpa sadar melarang banyak hal kepada anak, dengan harapan akan bertujuan baik untuk si anak. Niat baik itu jika berlebihan ternyata akan berdampak buruk.

Apakah kamu pernah terpikir larangan yang diberikan orang tua ke anak sejak kecil hingga dewasa adalah cara yang tepat dalam mendidik.

Tentu saja pikiran itu tidak sepenuhnya salah, dengan memberikan larangan, anak jadi mengetahui mana yang baik dan tidak.

Sayangnya larangan orang tua yang berlebihan kepada anak bisa menyebabkan anak, tidak mempunyai pengalaman atas keputusannya sendiri, selain itu menjadi ketergantungan atas perintah orang lain.

Sehingga akan membentuk kepribadian anak yang ternyata dapat dipengaruhi oleh didikan orang tuanya, atau kebiasaan saat kecil.

Dilansir dari laman Parents.Com, gaya asuhan penuh kontrol biasanya disebut dengan pengasuhan otoriter yang mana dianggap efektif dalam jangka pendek, namun dirasa bukan gaya asuh yang terbaik.

Orang tua yang punya kendali atas anaknya, cenderung membuat anak memiliki harga diri yang rendah dan menjadi pemberontak.

Adapun penelitian yang dilakukan seorang ahli medis Poonam Sachdev pada WebMD, ada dampak buruk terhadap kepribadian anak yang memiliki pola asuh otoriter atau sering dilarang secara berlebihan.

6 Kepribadian Anak yang Dibesarkan Penuh dengan Aturan dan Larangan:

1. Selalu Rendah Diri

Harga diri yang rendah dapat dipengaruhi oleh cara mengasuh yang sangat ketat dan tidak memberikan kesempatan anak untuk eksplore.

Ketika anak dibesarkan dengan pola yang penuh larangan dan kaku menyebabkan anak sering merasa gagal juga tidak mampu tanpa arahan.

Jika dilakukan sejak kecil bahkan sampai dewasa, tidak heran anak akan merasa tidak pernah yakin atas keputusan sendiri.

Selalu meragukan diri sendiri dan merasa tidak berharga di dalam kehidupan terutama saat terjun sosial bertemu banyak orang.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore