JawaPos.com - Saat seorang pria disakiti dengan dalam oleh perempuan, mereka tak pernah menunjukkannya dengan terang-terangan.
Pria selalu menyembunyikan rasa sakitnya dengan seolah sikap baik-baik saja. Mereka bahkan menutupi rasa sakitnya dengan seolah gagah berani.
Padahal, secara tak disadari pria yang pernah disakiti dengan mendalam oleh perempuan menampakkan perilaku yang berbeda dari sebelumnya.
Dikutip dari Hack Spirit, Kamis (25/7), ada 8 tanda yang menunjukkan pria pernah disakiti secara mendalam oleh perempuan dan mengalami trauma karenanya
1) Penarikan diri secara emosional
Ketika seorang pria sangat terluka oleh perempuan, salah satu perilaku paling umum yang mungkin ditunjukkannya adalah menarik diri secara emosional.
Hal ini tidak selalu berarti menghindari komunikasi sepenuhnya, tetapi bisa saja berarti menahan diri untuk tidak mengungkapkan emosi atau berbagi pikiran serta perasaan pribadi.
Penarikan diri secara emosional sering kali merupakan tindakan perlindungan, cara bagi pria untuk menjaga perasaannya agar tidak terluka lebih lanjut.
2) Meningkatnya sikap defensif
Meningkatnya sikap defensif pria saat disakiti perempuan dengan sangat dalam adalah hal biasa.
Ini pada dasarnya adalah bentuk perlindungan diri, reaksi naluriah untuk menjaga kerentanan mereka dalam upaya mencegah rasa sakit emosional lebih lanjut.
Ketika seorang pria bersikap defensif, ia mungkin menganggap komentar atau pertanyaan yang tidak bersalah sebagai serangan pribadi, lalu menanggapinya dengan permusuhan atau sarkasme.
3) Perubahan perilaku sosial
Seorang pria yang pernah disakiti oleh perempuan mungkin juga menunjukkan perubahan yang nyata dalam perilaku sosialnya. Hal ini dapat berupa menjadi lebih menarik diri dan kurang tertarik bersosialisasi, atau dapat berarti mencari lebih banyak interaksi sosial sebagai bentuk pengalih perhatian atau penghindaran.
Misalnya, ia mungkin mulai menolak undangan ke acara sosial yang sebelumnya ia sukai, dan lebih suka menghabiskan waktu sendirian. Ia juga mungkin membenamkan dirinya dalam kegiatan sosial, menggunakannya sebagai cara untuk melarikan diri dari menghadapi perasaannya.
4) Perubahan persepsi diri
Akibat luka emosional yang mendalam dari pria dapat menyebabkan perubahan dalam persepsi pada dirinya. Ia mungkin mulai melihat dirinya sendiri secara negatif, mungkin meragukan harga diri dan kemampuannya. Perilaku ini bisa sangat halus, dan dapat terwujud dalam berbagai cara.
Misalnya, ia mungkin mulai meremehkan prestasi atau keterampilannya, menunjukkan tanda-tanda harga diri yang rendah.
Ia mungkin juga menjadi terlalu kritis terhadap dirinya sendiri, berfokus pada kekurangan dan kegagalan yang dirasakannya daripada kekuatan dan keberhasilannya.
5) Tak percaya hubungan
Ketika seorang pria sangat terluka oleh perempuan, dia mungkin menjadi lebih sinis terhadap hubungan secara umum.
Sikap sinis ini dapat ditunjukkan secara halus melalui sikap, komentar, atau perilakunya.
Ia mungkin mengungkapkan keraguan tentang keaslian cinta, kelayakan hubungan jangka panjang, atau kemungkinan menemukan kebahagiaan dengan orang lain.
Perilaku ini sering kali merupakan mekanisme pertahanan diri, melindunginya dari kerentanan yang muncul akibat keintiman emosional.
6) Kesulitan mempercayai orang lain
Perilaku halus lain yang mungkin ditunjukkan pria saat ia terluka parah oleh perempuan adalah kesulitan memercayai orang lain.
Hal ini terutama terlihat dalam interaksinya dengan perempuan lain, tetapi dapat juga meluas ke hubungannya dengan teman, keluarga, dan kolega.
7) Fokus berlebihan pada peningkatan diri
Pria yang pernah disakiti secara emosional oleh seorang wanita mungkin juga menunjukkan fokus yang tiba-tiba dan intens pada perbaikan diri.
Hal ini dapat mencakup penetapan tujuan yang ambisius, memulai hobi baru, atau terlibat dalam latihan fisik yang berat.
Di permukaan, hal ini mungkin tampak seperti perilaku positif, tetapi terkadang dapat menjadi tanda halus dari tekanan emosional.
Fokus berlebihan pada perbaikan diri ini sering kali merupakan reaksi terhadap perasaan tidak mampu atau gagal yang berasal dari pengalaman menyakitkan.
8) Kehilangan minat pada aktivitas yang sebelumnya dinikmati
Perilaku halus terakhir yang sering ditunjukkan pria saat terluka parah oleh seorang wanita adalah hilangnya minat pada aktivitas yang pernah mereka nikmati.
Ini bisa termasuk hobi, hiburan, atau acara sosial yang dulu membuat mereka gembira atau bersemangat.