
Ilustrasi tanda kamu harus ganti skincare (Cottonbro studio/Pexels)
JawaPos.com – Skincare menjadi kebutuhan utama dalam menunjang penampilan. Ada banyak pilihan jenisnya yang dapat disesuaikan oleh kulit masing-masing.
Terkadang butuh waktu lama dalam menemukan produk yang cocok untuk mendapatkan kulit idaman. Tidak sedikit pula yang mengalami ketidakcocokan dan menimbulkan masalah kulit lainnya.
Kondisi tersebut sebaiknya jangan dibiarkan terus-menerus agar tidak memperparah kulit. Oleh karena itu, kenali tanda-tanda berikut ini untuk mengetahui kapan kamu harus ganti skincare seperti mengutip dari Health Digest, Jumat (7/6).
Tanda harus ganti skincare yang pertama adalah munculnya iritasi. Mengalami kondisi ini menjadi salah satu tanda bahwa ada yang tidak sesuai dengan kulit kamu.
Biasanya hal ini berupa sensasi gatal dan perih di kulit wajah yang disebabkan oleh aktivitas kulit yang berlebihan, seperti scrubbing dengan bahan yang kasar dan eksfoliasi terlalu sering.
Pernah merasakan kulit terasa kencang dan kaku hingga membuatnya terkelupas? Mungkin kamu mengalami kondisi kulit yang kering. Menariknya, kulit kering bisa muncul setelah pemakaian moisturizer.
Hal ini terjadi karena ada beberapa kandungan yang semakin memperparah kulit kering kamu, termasuk retinoid, benzoyl peroxide, salicylic acid, alkohol, serta beberapa pewangi dan pengawet.
Kondisi kulit yang terlalu berminyak juga menandakan bahwa kamu harus segera mengganti rangkaian skincare. Kemungkinan produk yang kamu gunakan mengandung bahan yang dapat merangsang kulit untuk produksi minyak lebih banyak. Minyak argan, paraben, dan alkohol merupakan kandungan bahan dalam produk skincare yang berpotensi membuat kulit wajah berminyak.
Breakout merupakan kondisi ketika kulit mengalami berjerawat secara terus menerus. Perlu diingat bahwa ada beberapa kandungan skincare yang terlalu keras sehingga menimbulkan jerawat. Jika hal ini terus dibiarkan saat menggunakan rangkaian skincare kamu, maka akan membuatnya semakin parah.
Perubahan warna kulit bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu penuaan, bekas jerawat dan paparan sinar matahari. Kondisi ini bisa disebut sebagai hiperpigmentasi atau produksi melanin yang berlebih.
Sesuaikan kembali kebutuhan kulit kamu terhadap skincare yang akan digunakan. Sebab, penampilan menjadi pondasi kuat untuk membangun percaya diri.
Milia merupakan bintik putih kecil yang disebabkan oleh tersumbatnya pori-pori. Biasanya ditemukan pada area kelopak dan bawah mata.
Umumnya milia sering dialami saat baru lahir yang terjadi karena kegagalan kulit dalam meregenerasi sel-sel kulitnya dengan baik. Salah satu cara terbaik untuk mencegah berkembangnya milia adalah dengan memastikan penggunaan moisturizer yang tepat sesuai jenis kulit kamu.
Tujuan utama dalam penggunaan skincare adalah untuk membuat perubahan pada kulit menjadi lebih baik. Jika telah menggunakan produk skincare dalam waktu lama, tetapi tidak merasakan perbedaannya, mungkin kamu harus segera menggantinya. Kemungkinan kulit tidak menerima cukup bahan aktif, sehingga tidak memunculkan reaksi apa pun selama pemakaian.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
