
Ilustrasi orang dengan gangguan kecemasan.
JawaPos.com - Memiliki gangguan kecemasan memang bukanlah hal mudah dalam menjalani aktivitas. Namun, orang dengan gangguan kecemasan mempunyai nilai plus dibandingkan orang yang tak mengalami gangguan kecemasan.
Menurut penelitian, orang yang menderita gangguan kecemasan dinilai mempunyai IQ yang lebih tinggi. Ada beberapa fakta menarik lainnya yang belum diketahui banyak orang, untuk itu simak selengkapnya dalam artikel ini, dikutip dari Higher Perspectives, Senin (3/6).
1. Intensitas Kecemasan
Penyakit kecemasan memengaruhi sekitar 40 juta orang dewasa di Amerika Serikat atau sekitar 18 persen dari populasi Amerika. Intensitasnya bervariasi, mulai dari kecemasan umum hingga ketakutan yang sangat buruk sehingga tidak dapat meninggalkan rumah.
2. Mampu Mengenali Bahaya
Sebuah tim peneliti di Lakehead University melakukan penelitian yang membuktikan bahwa orang dengan kecemasan lebih cerdas secara verbal. Sementara itu, studi lain dari Pusat Interdisipliner Herzliya menemukan bahwa orang dengan kecemasan justru lebih baik dalam mempertahankan fokus, bahkan ketika dihadapkan pada gangguan atau ancaman lingkungan.
Tim yang sama juga menemukan bahwa orang-orang dengan kecemasan menunjukkan tanda-tanda yang disebut kecerdasan sentinel. Hal tersebut membuat mereka mampu mengenali bahaya yang tidak disadari oleh orang lain tanpa gangguan kecemasan.
3. Punya IQ Lebih Tinggi
SUNY Downstate Medical Center di New York juga melakukan penelitian yang melibatkan sekelompok peserta dengan gangguan kecemasan umum. Mereka kemudian melakukan tes IQ terhadap beberapa kelompok.
Hasilnya, mereka menemukan bahwa orang dengan gangguan kecemasan mendapat skor jauh lebih tinggi dibandingkan orang tanpa kecemasan atau dengan kasus kecemasan yang lebih ringan. Dengan kecemasan, orang-orang tersebut mampu memeriksa lingkungan sekitar untuk mencari ancaman maupun informasi.
Pemrosesan informasi berlebih yang terus-menerus membuat mereka mengembangkan keterampilan kognitif yang lebih baik seiring dengan perkembangan mereka.
4. Lebih Peka dan Mudah Berempati
Studi lain yang diterbitkan oleh National Institutes of Health dan National Center for Biotechnology Information berfokus pada penderita gangguan kecemasan sosial. Sebagian besar peserta menunjukkan kepekaan yang tinggi terhadap emosi orang lain. Kepekaan tersebut membuat mereka mudah berempati.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
