Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Juni 2024 | 01.00 WIB

Orang dengan Gangguan Kecemasan Dinilai Punya IQ Lebih Tinggi dan Berempati Menurut Penelitian, Berikut 4 Fakta Menariknya

Ilustrasi orang dengan gangguan kecemasan. - Image

Ilustrasi orang dengan gangguan kecemasan.



JawaPos.com - 
Memiliki gangguan kecemasan memang bukanlah hal mudah dalam menjalani aktivitas. Namun, orang dengan gangguan kecemasan mempunyai nilai plus dibandingkan orang yang tak mengalami gangguan kecemasan.

Menurut penelitian, orang yang menderita gangguan kecemasan dinilai mempunyai IQ yang lebih tinggi. Ada beberapa fakta menarik lainnya yang belum diketahui banyak orang, untuk itu simak selengkapnya dalam artikel ini, dikutip dari Higher Perspectives, Senin (3/6).

1. Intensitas Kecemasan

Penyakit kecemasan memengaruhi sekitar 40 juta orang dewasa di Amerika Serikat atau sekitar 18 persen dari populasi Amerika. Intensitasnya bervariasi, mulai dari kecemasan umum hingga ketakutan yang sangat buruk sehingga tidak dapat meninggalkan rumah.

2. Mampu Mengenali Bahaya

Sebuah tim peneliti di Lakehead University melakukan penelitian yang membuktikan bahwa orang dengan kecemasan lebih cerdas secara verbal. Sementara itu, studi lain dari Pusat Interdisipliner Herzliya menemukan bahwa orang dengan kecemasan justru lebih baik dalam mempertahankan fokus, bahkan ketika dihadapkan pada gangguan atau ancaman lingkungan.

Tim yang sama juga menemukan bahwa orang-orang dengan kecemasan menunjukkan tanda-tanda yang disebut kecerdasan sentinel. Hal tersebut membuat mereka mampu mengenali bahaya yang tidak disadari oleh orang lain tanpa gangguan kecemasan.

3. Punya IQ Lebih Tinggi

SUNY Downstate Medical Center di New York juga melakukan penelitian yang melibatkan sekelompok peserta dengan gangguan kecemasan umum. Mereka kemudian melakukan tes IQ terhadap beberapa kelompok.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa orang dengan gangguan kecemasan mendapat skor jauh lebih tinggi dibandingkan orang tanpa kecemasan atau dengan kasus kecemasan yang lebih ringan. Dengan kecemasan, orang-orang tersebut mampu memeriksa lingkungan sekitar untuk mencari ancaman maupun informasi.

Pemrosesan informasi berlebih yang terus-menerus membuat mereka mengembangkan keterampilan kognitif yang lebih baik seiring dengan perkembangan mereka.

4. Lebih Peka dan Mudah Berempati

Studi lain yang diterbitkan oleh National Institutes of Health dan National Center for Biotechnology Information berfokus pada penderita gangguan kecemasan sosial. Sebagian besar peserta menunjukkan kepekaan yang tinggi terhadap emosi orang lain. Kepekaan tersebut membuat mereka mudah berempati.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore