Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Juni 2024 | 21.07 WIB

Terlalu Idealis, Inilah 10 Tanda Orang Kurangnya Kedewasaan dan Kebijaksanaan Menurut Psikologi

4 Cara Mendeteksi Kebohongan Seseorang Menurut Psikologi. (thelist.com)

JawaPos.com - Kedewasaan dan kebijaksanaan sering kali dianggap sebagai buah dari pengalaman hidup yang panjang. Namun, kenyataannya tidak sesederhana itu.

Banyak orang yang tidak pernah benar-benar melepaskan diri dari ketidakdewasaan mereka, sementara ada juga yang mampu memahami kompleksitas hidup di usia muda. Mengalami sesuatu adalah satu hal, tetapi menarik wawasan dari pengalaman tersebut dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari adalah hal lain.

Melansir Hack Spirit, menurut psikologi, ada sepuluh tanda utama yang menunjukkan kurangnya kedewasaan dan kebijaksanaan pada seseorang:

1) Terlalu Idealis

Orang yang kurang dewasa seringkali menunjukkan idealisme yang berlebihan. Mereka mengejar kesempurnaan dan menjadi sangat kecewa ketika kenyataan tidak sesuai dengan harapan mereka. Ini dapat menyebabkan stagnasi karir dan membuat hubungan tegang. Meskipun memiliki cita-cita itu penting, kedewasaan melibatkan keseimbangan antara idealisme dan realisme.

2) Melebih-lebihkan Diri Sendiri

Kecongkakan adalah tanda ketidakdewasaan. Individu yang tidak dewasa sering kali percaya bahwa mereka mengetahui segalanya, menolak bantuan atau panduan. Kedewasaan sejati melibatkan pengakuan akan batasan pengetahuan seseorang dan terus mencari pertumbuhan dan pembelajaran.

3) Kurangnya Tujuan

Memiliki tujuan yang jelas adalah tanda kedewasaan. Menetapkan dan bekerja mencapai tujuan baik besar atau kecil dapat memfasilitasi pertumbuhan pribadi. Orang yang tidak dewasa, di sisi lain, cenderung terombang-ambing tanpa arah, kurang dorongan untuk memperbaiki diri.

4) Tidak Mampu Menangani Kritik atau Perbedaan Pendapat

Orang yang tidak dewasa sering menganggap kritik dan perbedaan pendapat sebagai serangan pribadi. Kepekaan ini berasal dari kurangnya paparan terhadap perspektif yang beragam dan konsekuensi nyata. Kedewasaan melibatkan menerima umpan balik dan belajar darinya, daripada bereaksi defensif.

5) Mudah Terpengaruh Tekanan Teman Sebaya

Tekanan teman sebaya lebih berpengaruh pada individu yang tidak dewasa yang memiliki harga diri rendah dan keinginan kuat untuk menyenangkan orang lain. Orang yang dewasa mempertahankan nilai-nilai dan keputusan mereka meskipun ada pengaruh eksternal.

6) Obsesi terhadap Orang Lain

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore