
Ilustrasi tipe Thinking (T) dalam MBTI.
JawaPos.com – Tak hanya populer di Indonesia, tes kepribadian MBTI juga sangat populer di Korea Selatan. Belakangan ini, istilah ‘Neo T ya?’ begitu sering digunakan oleh para Kpop idol dan penggemarnya.
‘Neo T ya?’ secara harfiah memiliki arti yaitu, ‘Apakah kamu seorang T?’ yang merujuk pada tipe kepribadian MBTI seseorang.
Lalu, apa sebenarnya makna di balik istilah yang viral ini? Ternyata, istilah ini merujuk pada ciri-ciri tertentu dari tipe kepribadian MBTI yang dikenal sebagai tipe Thinking (T). Dalam teori MBTI, tipe T ini misalnya INTJ, ENTJ, ISTP, dan tipe T lainnya.
Apa itu MBTI?
Dilansir dari 16personalities.com, Jumat (24/5), Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) adalah alat psikometri yang populer digunakan untuk mengidentifikasi preferensi kepribadian seseorang.
MBTI dikembangkan berdasarkan teori psikolog Carl Jung dan terdiri dari empat dimensi utama:
Extraversion (E) - Introversion (I): Dimensi ini menunjukkan bagaimana seseorang mendapatkan energi. Ekstrovert cenderung mendapatkan energi dari interaksi sosial, sementara introvert lebih suka mengisi ulang energi dengan menyendiri.
Sensing (S) - Intuition (N): Dimensi ini berkaitan dengan cara seseorang mengumpulkan informasi. Tipe Sensing lebih fokus pada detail konkret dan fakta, sedangkan tipe Intuition lebih tertarik pada pola, makna tersembunyi, dan kemungkinan.
Thinking (T) - Feeling (F): Dimensi ini menunjukkan bagaimana seseorang membuat keputusan. Tipe Thinking lebih mengutamakan logika dan analisis objektif, sedangkan tipe Feeling lebih mempertimbangkan nilai-nilai pribadi dan dampak emosional dari keputusan mereka.
Judging (J) - Perceiving (P): Dimensi ini mencerminkan bagaimana seseorang mengatur hidup mereka. Tipe Judging lebih suka struktur, rencana, dan keputusan yang jelas, sementara tipe Perceiving lebih fleksibel, spontan, dan terbuka terhadap perubahan.
Tipe Kepribadian ‘Thinking’ (T)
Dari penjelasan di atas, tipe ‘Thinking’ (T) adalah orang yang cenderung menggunakan logika dan analisis objektif dalam membuat keputusan. Mereka lebih mengutamakan fakta daripada perasaan dan cenderung bersikap rasional.
Ciri-ciri Tipe ‘Thinking’ (T)
Logis dan Analitis: Mereka cenderung berpikir secara sistematis dan mencari solusi berdasarkan fakta dan bukti.
Rasional dan Objektif: Mereka tidak mudah terpengaruh oleh emosi dan cenderung melihat sesuatu dari sudut pandang yang netral.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
