Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Mei 2024 | 23.37 WIB

Hilangkan Kebiasaan Berbohong, Begini Caranya agar Anda dapat Menjalani Hidup dengan Jujur

 
 

ilustrasi orang dengan tanggal lahir pembenci kebohongan. /Sumber foto: Freepik

 
Jawapos.com - Alasan seseorang berbohong bisa bermacam-macam tergantung pada situasinya. Orang dapat berbohong untuk menghindari konflik, menghindari tanggung jawab, menghindari hukuman, atau mungkin untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.
 
Jika Anda terlalu sering melakukan kebohongan, kebiasaan buruk tersebut ditakutkan tertanam menjadi kepribadian diri Anda yang tentu sangat buruk dan tidak sepatutnya dimiliki seseorang.
 
Begini cara untuk menghilangkan kebiasaan berbohong supaya Anda bisa memulai hidup dengan jujur:
 
1. Berhenti Memberi Pembenaran atas Ketidakjujuran
 
Meskipun sebagian orang pernah berbohong, penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang pada dasarnya jujur dalam keseharian mereka. Sulit untuk menentukannya, tapi jika dibuat perkiraannya, rata-rata orang berbohong satu sampai dua kali sehari.
 
Apabila Anda berbohong lebih banyak daripada rata-rata kebanyakan orang berbohong setiap hari, maka kemungkinan besar ketidakjujuran ini akan berpengaruh pada berbagai bidang kehidupan Anda. Menyadari perilaku bermasalah seperti ini bisa menjadi langkah pertama untuk mengubah kebiasaan.
 
2. Ketahui Alasan Anda Berbohong
 
Para peneliti membagi dua jenis kebohongan, yaitu prosocial dan antisocial. Prosocial adalah kebohongan kecil untuk menjaga perasaan orang lain atau menghindari konflik, sebaliknya kebohongan antisocial bertujuan untuk menipu orang lain demi keuntungan pribadi.
 
3. Pikirkan Dampaknya
 
Sebelum berbohong, Anda bisa mempertimbangkan apakah keuntungannya sepadan dengan risiko merusak kepercayaan orang-orang terhadap diri Anda, sebab kebohongan bisa meninggalkan luka yang sulit disembuhkan.
 
4. Hindari Oversharing
 
Latih diri Anda untuk menyampaikan informasi secara ringkas dan tidak bertele-tele. Kebiasaan ini membantu Anda untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara sehingga percakapannya lebih berkualitas.
 
 
5. Tetapkan Batasan
 
Jika Anda berbohong karena tidak ingin mengungkapkan kebenaran tentang diri Anda, buatlah batasan yang jelas dalam topik pembicaraan yang membuat Anda tidak nyaman sehingga Anda tidak perlu berbohong.
 
6. Konsultasikan dengan Profesional
 
Segera cari bantuan profesional apabila kebiasaan berbohong Anda terasa impulsif atau tidak terkendali. Terapis akan membantu Anda untuk mengatasi kebiasaan negatif tersebut.
 
Ketahuilah bahwa Anda tidak sendirian dan bukan pula satu-satunya orang yang kesulitan menghilangkan kebiasaan berbohong. Cobalah untuk terus berusaha demi hidup yang lebih baik.
 
 
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore