Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Mei 2024 | 22.55 WIB

Mental Jadi Sehat, Ini Manfaat Stoicism dan Cara Menerapkannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ilustrasi orang bahagia dan sukses (Freepik)

Jawapos.com - Stoicism merupakan sebuah filosofi atau prinsip hidup yang muncul di zaman yunani dan romawi kuno. Pemikiran ini pertama kali dicetuskan oleh Zeno, seorang filsuf yunani dari citium. Konsep berpikir stoicism erat kaitannya dengan ketenangan hidup. Hal itu karena cara penerapannya dianggap juga sebagai cara untuk menentukan kebahagiaan yang memiliki manfaat bagi kesehatan mental individu.

Bagi Anda yang ingin merasakan ketenangan dan kebahagiaan dalam hidup, stoicism dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Filosofi ini akan mengajarkan Anda untuk tidak bergantung pada hasrat, tidak terpengaruh oleh kesedihan, dan tidak banyak mengeluh tentang keadaan yang tidak bisa Anda kontrol.

Berikut adalah manfaat dari prinsip hidup stoicism bagi kesehatan mental:

  1. Mengetahui Batas Kemampuan

Stoicism atau stoikisme membantu individu untuk memahami apa yang ada dalam kendali mereka dan apa yang tidak. Dengan begitu, mereka akan berfokus pada apa yang bisa mereka perbaiki dan tidak akan membuang-buang energi untuk mencoba mengendalikan hal-hal yang ada di luar kendali mereka.

  1. Mengurangi Kecemasan dan Stres

Jika individu sudah mengetahui batasan kontrolnya, maka akan mudah bagi mereka untuk menerima keadaan yang tidak bisa mereka ubah. Kondisi ini bisa membantu mereka untuk mengurangi kecemasan dan stres akan hal-hal yang berada di luar kendali mereka. 

  1. Tidak Lagi Hidup di Masa Lalu

Stoicism mendorong individu untuk fokus di masa sekarang daripada memikirkan masa lalu yang sudah tidak bisa diubah dan masa depan yang tidak pasti. Filosofi ini mengajarkan individu untuk fokus dengan apa yang dapat mereka lakukan saat ini. Cara ini dapat meningkatkan produktivitas dan membuat individu menikmati momen indah dalam hidup.

  1. Menerima Keadaan dan Memetik Pelajaran

Menerima segala keadaan dengan lapang dada, termasuk situasi sulit atau tidak menyenangkan, juga disebut sebagai ajaran stoicism. Hal ini membuat mereka belajar untuk mudah beradaptasi dengan perubahan dan lebih tangguh dalam menjalani hidup.

  1. Meningkatkan Ketenangan dan Kebahagiaan Hidup

Individu yang tidak memikirkan hal-hal diluar kontrol dan berfokus pada apa yang dapat mereka kendalikan cenderung lebih bahagia dan tenang. Hal itu disebabkan oleh rendahnya tingkat kecemasan dan stres yang mereka rasakan. Dengan pikiran yang positif, mereka akan lebih mudah menikmati kehidupannya.

Seluruh manfaat di atas dapat dirasakan apabila anda melakukan cara-cara seperti berikut ini:

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore