Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Mei 2024 | 23.51 WIB

Mulai dari Suara hingga Kepercayaan Diri Berubah, Kebohongan Seseorang Dapat Terbongkar Hanya dengan 8 Hal Ini

Ilustrasi perbedaan sikap orang jujur (kiri) dengan sikap orang berbohong (kanan) (Brightside.me) - Image

Ilustrasi perbedaan sikap orang jujur (kiri) dengan sikap orang berbohong (kanan) (Brightside.me)

 
 



JawaPos.com -
 Tahukah kamu bahwa sekitar 60 persen orang tidak bisa bertahan hingga 10 menit tanpa berbohong.

Meski demikian, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengetahui apakah seseorang berbohong atau tidak.

Saat seseorang berbohong, suaranya dapat berubah menyesuaikan kebohongan yang dia sampaikan.

Bahkan, orang yang sebenarnya percaya diri dapat menjadi sosok yang menutup diri jika kebohongannya terbongkar.

Dalam artikel ini, kamu akan mengetahui beberapa hal yang bisa membongkar kebohongan seseorang, simak selengkapnya yang dikutip dari Brightside.me, Sabtu (11/5).

Baca Juga: Kebohongan Tan Zhu Dibongkar Kakak Perempuan Fat Cat

1. Minta Dia Menceritakan Ulang Kisahnya secara Terbalik

Biasanya, ketika orang berbohong, dia sudah mempunyai cerita yang dibuat-buat dan disusun secara kronologis.

Jika harus mengatakannya secara terbalik, dia akan merasa stres karena hal tersebut tidak dipraktikkan sebelumnya.

Dia akan mulai mengabaikan detail sehingga terdapat celah yang terbuka dalam ceritanya saat dia semakin gugup.

Sebaliknya, jika dia tidak berbohong, dia tetap akan dapat menceritakan ulang kisahnya meskipun secara terbalik. Dia bahkan dapat mengingatnya secara detail.

2. Ajukan Pertanyaan Spesifik

Jika kamu merasa seseorang sedang berbohong, kamu dapat mengajukan pertanyaan acak di tengah ceritanya. Tanyakan kepada dia sesuatu yang sangat spesifik.

Hal tersebut membuat dia harus memperluas kebohongannya sehingga dia dapat terjebak dengan diri sendiri.

Baca Juga: 7 Tanda Seseorang Bukanlah Pribadi yang Sepenuhnya Baik Menurut Psikologi, Cepat Marah hingga Sering Berbohong

3. Senyuman Dia Terlihat Palsu


Saat berbohong, kemungkinan besar orang tersebut akan mengatupkan bibir. Hal tersebut membuat senyuman dia terlihat palsu.

Jika kamu sudah mengenal orang tersebut, kamu akan lebih mudah untuk mengenali senyuman palsu yang dia berikan. Ingat, orang yang tersenyum dengan tulus, senyumannya akan terlihat di seluruh wajah, bukan hanya di bibir.

4. Ajukan Pertanyaan yang Sama dengan Cara Berbeda

Seorang pembohong sering kali hanya menjawab dengan detail yang sama, tetapi mengatakannya secara berbeda.

Saat kamu mengajukan beberapa pertanyaan dengan cara yang berbeda, hal itu akan memaksa dia untuk memberikan lebih banyak informasi tentang cerita yang disampaikan.

Jika berbohong, dia akan terjebak dalam kata-kata dan bahkan detail yang sama.

5. Suara Dia Berubah


Satu hal yang berubah saat seseorang sedang berbohong adalah nada suara dan kecepatan bicaranya. Jika kamu melihat dia berbicara lebih cepat atau lebih lambat, kemungkinan besar dia mencoba mengikuti kebohongan yang disampaikannya kepadamu.

Hal yang sama berlaku untuk tinggi rendahnya suara yang dapat menunjukkan ketidakpastian.

Baca Juga: 4 Ciri Orang yang Sedang Berbohong yang Wajib Diketahui

6. Lama Menjawab Pertanyaan Mudah

Pernahkah kamu mengajukan pertanyaan yang relatif mudah untuk dijawab, tetapi seseorang tidak langsung menjawab? Jika iya, kemungkinan dia sedang memikirkan apa yang harus dia katakan atau mencoba untuk berbohong.

7. Kepercayaan Dirinya Berubah

Jika orang yang berbohong bertanggung jawab atas ucapannya, dia akan terlihat sangat percaya diri di hadapanmu. Namun, jika kamu mulai menangkap basah kebohongan dia, orang tersebut akan kehilangan kendali.

Hal tersebut membuat dia kehilangan kepercayaan dirinya. Dia pun dapat berubah menjadi sosok yang menutup diri.

8. Kamu Bongkar Kebohongannya

Jika tidak ada cara yang berhasil untuk membongkar kebohongan seseorang, kamu bisa melakukan cara ini. Kamu dapat memberikan fakta yang sudah kamu ketahui, lalu bongkar kebohongan dia.

Jika dia terus berbohong secara terang-terangan, misalnya dengan menambahkan terlalu banyak detail yang menurutmu mencurigakan, kamu dapat mencoba menghubunginya.

Kendati demikian, kamu harus berhati-hati dan gunakan fakta yang benar. Jika tidak, justru kamu yang bisa disebut sebagai pembohong.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore