
Anak perempuan yang sedang belajar melukis untuk mendorong kemampuan motorik halusnya (freepik)
JawaPos.com – Golden age atau lebih dikenal dengan usia emas anak adalah tahapan pertumbuhan dan perkembangan yang paling penting di masa awal kehidupannya.
Dikenal sebagai golden age karena di periode ini fungsi otak anak mengalami perkembangan yang sangat pesat di usia 5 tahun pertamanya.
Dalam hal ini, anak memiliki kemampuan menyerap informasi dengan mudah dan cepat.
Di usia emas ini juga, orang tua memiliki peranan penting dalam menentukan si kecil akan tumbuh dan berkembang ke depannya.
Tidak hanya pertumbuhan otak, di periode ini anak juga mengalami perkembang fisik yang begitu pesat.
Dikutip dari laman Siloam Hospitals, ada berbagai masalah yang terjadi akibat kurangnya pemenuhan kebutuhan anak pada masa golden age diantaranya stunting, keterlambatan bicara, gangguan kognitif hingga gangguan perilaku.
Kemudian dilansir dari laman Bebeclub dan Halodoc, terdapat tujuh aspek perkembangan anak di masa golden age yang perlu orang tua ketahui diantaranya.
Keterampilan motorik kasar merupakan kegiatan yang berfokus pada penggunaan tangan dan jari si kecil untuk mengendalikan objek-objek kecil.
Ada beberapa stimulasi yang bisa Anda terapkan untuk mendukung kemampuan motorik halus diantaranya mengancingkan baju, memegang pensil, mengambil makanan atau menggambar.
Keterampilan tersebut mampu membantu anak dalam proses pembelajaran menulis dan melakukan aktivitas sehari-hari.
Keterampilan motorik kasar merupakan gerakan yang melibatkan kelompok otot besar dan pada umumnya gerakannya lebih energi dan rumit daripada motorik halus.
Adapun contoh kegiatan motorik kasar seperti belajar menendang bola, melompat dan menaiki tangga.
Anda bisa memulai stimulasi motorik kasar di usia 2 bulan pertama kehidupannya. Karena di usia ini si kecil biasanya sudah menunjukkan kemampuan menendang-nendangkan kakinya.
Meskipun terlihat sepele, namun ada beberapa dampak jika anak tidak menguasai kemampuan motorik kasar ini. Mulai dari sulit merapikan mainan hingga mengikuti permainan fisik.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
