
Ilustrasi Anak Berkebutuhan Khusus (Freepik)
JawaPos.com – Istilah Shadow Teacher mungkin masih terdengar asing bagi masyrakat awam. Namun, tidak bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK).
Miliki anak penyandang autis memang membutuhkan perhatian dan perlakuan khusus dari orang tuanya.
Setiap anak pasti memiliki keunikan, begitu juga dengan anak berkebutuhan khusus. Mereka memiliki kemampuan belajar yang berbeda-beda.
Ada yang mampu belajar di sekolah umum. Dalam arti, ia mampu belajar secara bersama-sama dengan anak-anak lain yang non-autis dan non-berkebutuhan khusus di kelas/sekolah.
Ada yang kemampuan belajarnya di kelas khusus dengan jumlah siswa terbatas, dimana sekelas terdiri atas sekitar lima atau enam orang anak (Sekolah Luar Biasa/SLB) dan ada anak yang mampu belajar di kelas privat dimana kurikulum disusun khusus untuk dirinya sendiri.
Kurikulum/program ini sering disebut dengan istilah (Individualized Education Plan/IEP). Anak penyandang autis yang memiliki kemampuan belajar di sekolah regular/sekolah umum ada yang mampu belajar secara mandiri tetapi ada juga yang harus dibantu oleh seorang Shadow Teacher (guru bayangan).
Apa itu Shadow Teacher?
Dilansir dari Indeed Career, Selasa (2/4), Shadow Teacher adalah seorang paraprofessional pendidikan, seperti asisten pengajar, bekerja secara langsung dengan anak yang memiliki perbedaan pembelajaran untuk meningkatkan pengalaman kelas mereka.
Shadow Teacher biasanya bekerja dengan muridnya di prasekolah atau sekolah dasar dan memahami perkembangan masa kanak-kanak, teknik manajemen perilaku, dan tugas sekolah di tingkat kelas siswanya.
Mereka sering kali bekerja hanya dengan satu siswa dan menemani siswa tersebut ke setiap kelas sepanjang hari untuk memastikan siswa tersebut mendapatkan perhatian yang mereka perlukan agar berhasil.
Seorang Shadow Teacher tidak hanya bertugas membantu anak dalam proses pembelajaran yang bersifat akademik, tetapi ia juga bertugas membantu anak dalam bersosialisasi dengan teman-teman, guru dan warga sekolah lainnya, serta meliputi pengasuhan mental maupun fisik anak.
Menurut laman Edumaster, berikut beberapa tipe anak berkebutuhan khusus yang harus didampingi oleh guru bayangan atau shadow teacher.
Baca Juga: Perjuangan dan Kesadaran, 2 April Peringati Hari Peduli Autisme Sedunia
