
ILUSTRASI: Penggunaan tabir surya atau sunscreen. (Pexels)
JawaPos.com – Sinar matahari memang memiliki manfaat, salah satunya sebagai sumber vitamin D untuk kulit.
Namun di sisi lain, sinar matahari yang menghasilkan UV juga bisa membahayakan kulit jika terlalu berlebihan.
Untuk menjaga kesehatan dan melindungi kulit dari sinar UV baik UVA maupun UVB, maka perlu menggunakan tabir surya atau sunscreen.
Tidak banyak orang mengabaikan pentingnya menggunakan sunscreen baik kegiatan indoor maupun outdoor.
Risiko yang ditimbulkan dari tidak memakai sunscreen ini bisa dalam jangka pendek maupun panjang.
Dilansir dari laman Hermina Hospitals, Sabtu (23/3), terdapat 6 dampak buruk yang ditimbulkan apabila malas menggunakan sunscreen diantaranya sebagai berikut.
Baca Juga: Wajib Baca! 5 Rekomendasi Sunscreen Non-Comedogenic, Mampu Bebaskan Kulit Beruntusan di Wajah
Paparan sinar matahari yang terus-menerus menyebabkan kolagen kulit menjadi rusak. Hal ini menyebabkan kulit menjadi keriput dan kusam bahkan terjadi di usia yang terbilang masih muda yag biasa dikenal dengan penuaan dini atau photoaging.
Tanda-tanda penuaan dini lainnya diantaranya tekstur kulit mengendur, muncul garis halus di sekitar area mata, bibir dan dahi, dan muncul bintik hitam pada wajah.
Flek hitam ini biasanya muncul karena terkena paparan sinar matahari yang berlebihan dan muncul di usia sekitar 40 tahun ke atas.
Namun mirisnya sekarang, banyak anak muda yang memiliki flek hitam karena mengabaikan penggunaan sunscreen.
Apabila terlalu sering terkena paparan sinar matahari dalam jumlah berlebih bisa menyebabkan terkena kanker kulit. Sinar UV yang berlebih mampu merusak kulit dan memicu pertumbuhan yang tidak normal pada sel kulit.
Memang awalnya tidak langsung kanker kulit namun diawali dengan bintik coklat, bintik hitam hingga kanker kulit.
Baca Juga: Cara Mengetahui Perbedaan Mineral Sunscreen dan Chemical Sunscreen untuk Perlindungan Kulit
Resiko keempat dari mengabaikan menggunakan sunscreen adalah wajah menjadi rentan breakout seperti munculnya jerawat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
