
Ilustrasi anak tengah dari tiga bersaudara.
JawaPos.com - Dibandingkan anak sulung atau anak bungsu, anak kedua dari tiga bersaudara banyak jadi pembicaraan. Anak kedua ini seringkali dituntut untuk bersikap lebih dewasa dalam segala hal, karena harus menghormati kakaknya dan mengalah pada adiknya. Kondisi inilah yang akan membentuk kepribadian dan sifat bawaannya kelak. Kepribadian anak kedua memang sulit untuk digambarkan dengan jelas.
Bagi para orang tua perlu untuk mengetahui perkembangan yang terjadi pada anak kedua karena jika tidak diperhatikan maka anak akan merasa tidak diperlakukan secara adil. Oleh karena itu, untuk mengasah kemampuan yang dimiliki anak kedua, orang tua harus melihat perkembangan yang terjadi pada anak kedua.
Adapun perkembangan yang terjadi, seperti perkembangan sifat, perkembangan emosi, dan lain-lain. Pada umumnya, sifat yang ada pada anak kedua cenderung manja dan terkadang suka memberontak. Sebelum anak kedua merasa diperlakukan tidak adil, maka sebaiknya para orang tua mengetahui fakta-fakta yang ada pada anak kedua.
Dikuti dari Halodoc.com, menurut Alfred Adler seorang ilmuwan yang masih kolega Sigmund Freud menyampaikan teori urutan kelahiran yang ia mulai diteliti pada akhir 1920-an. Adler percaya urutan kelahiran seseorang dalam keluarga secara inheren memengaruhi kepribadian:
1. Anak sulung (tertua)
Menurut Adler, anak tertua cenderung konservatif, mereka berorientasi pada kekuasaan, dan mampu memimpin. Alasannya karena mereka kerap diberi tanggung jawab untuk menangani adik-adik mereka, anak sulung tumbuh menjadi orang yang peduli, lebih bersedia menjadi orangtua, dan cenderung mengambil inisiatif.
2. Anak kedua (tengah)
Kakak laki-laki atau perempuan adalah "penentu kecepatan" untuk anak kedua, mereka sering berjuang untuk melampaui kakak mereka. Laju perkembangan mereka lebih tinggi, oleh karena itu mereka cenderung ambisius namun mereka jarang egois.
Anak kedua cenderung menetapkan tujuan yang terlalu tinggi untuk diri mereka sendiri, oleh karenanya mereka rentan gagal. Tak perlu khawatir, kemampuan mereka mengetahui bagaimana mengatasi kesulitan dalam hidup adalah hal yang membuat mereka lebih kuat.
3. Anak (bungsu) yang terakhir lahir
Wajar jika anak terakhir lebih mendapat banyak perhatian dan perhatian dari orangtua dan saudara yang lebih tua. Itulah sebabnya mereka mungkin merasa kurang berpengalaman dan mandiri. Namun, kelahiran terakhir biasanya termotivasi untuk melampaui kakak mereka.
Sangat sering mereka mencapai sukses besar dan mendapatkan pengakuan di bidang yang mereka pilih. Anak-anak bungsu dalam sebuah keluarga cenderung ramah, meskipun mereka cenderung lebih tidak bertanggung jawab dan sembrono daripada anak-anak yang lebih tua.
Fakta kepribadian anak kedua dalam keluarga
Dokter sekaligus ahli psikologi berkebangsaan Austria memaparkan bahwa sosok yang pertama kali menggagas teori bahwa urutan kelahiran dalam keluarga dapat memengaruhi kepribadian seseorang. Menurutnya, anak yang dibesarkan di lingkungan yang sama, di rumah yang sama, dan oleh orang tua yang sama bisa jadi menerima perlakuan berbeda karena urutan kelahiran mereka.
Dikutip dari Hellosehat.com mengungkapkan bahwa anak kedua atau anak tengah umumnya merasakan hal-hal berikut ini dalam keluarga:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
