
TAHUN KABISAT: Bulan ini masuk Tahun Kabisat, kesempatan bagi mereka yang lahir pada 29 Februari. (Facebook Geografi for education)
JawaPos.com – Dalam kalender Masehi 2024 terdapat Tahun Kabisat. Namun, masih banyak orang yang belum memahami apa itu penanggalan Tahun Kabisat.
Berikut ini JawaPos.com coba menerangkan tentang Tahun Kabisat, yang biasanya jatuh setiap empat tahun sekali. Tahun Kabisat atau dalam bahasa Inggris adalah Leap Year, merupakan tahun yang mengalami penambahan satu hari.
Tujuan melakukan penambahan satu hari untuk menyesuaikan penanggalan dengan tahun astronomi. Kebijakan itu terpaksa dilakukan karena setiap tahun itu tak genap berjumlah 365 hari, tetapi 365 hari 5 jam 48 menit 45,1814 detik.
Jika tak ada penambahan satu hari, maka penanggalan masehi berpotensi kurang lengkap. Karena itu, dibutuhkan penambahan satu hari yang diputuskan empat tahun sekali.
Maka untuk mengkompensasi hal ini, setiap empat tahun sekali (tahun yang bisa dibagi 4), diberi 1 hari ekstra: 29 Februari. Tetapi, karena 5 jam 48 menit 45,1814 detik kurang dari 6 jam, maka tahun-tahun yang bisa dibagi 100 (seperti tahun 1900), bukan Tahun Kabisat, kecuali bisa dibagi dengan 400 (seperti tahun 2000).
Nah, berikut ini keistimewaan atau keunikan orang yang lahir di pengujung bulan ini, atau lebih tepatnya lahir pada 29 Februari.
Mereka yang lahir pada tanggal tersebut tentu saja memiliki keunikan, karena mereka baru mendapati tanggal 29 dalam setiap empat tahun sekali.
Pertanyaan pun bermunculan, seperti apakah orang yang lahir di tanggal 29 Februari akan merayakan ulang tahunnya selama empat tahun sekali? Ini menjadi mayoritas pertanyaan tentang orang yang lahir bertepatan Tahun Kabisat.
Berikut ini keunikan orang yang lahir pada 29 Februari, dan salah satu ulasan diyakini dapat menjawab pertanyaan di atas.
Mengapa mereka spesial, karena momen kelahiran mereka begitu unik. Mereka lahir dengan peluang 1 banding 1.461 anak atau sekitar 0,068%.
Karena itu, tak mengherankan apabila anak yang lahir pada tanggal 29 Februari itu sangat sedikit.
Berdasarkan sumber, setidaknya ada sekitar lima juta leapling (sebutan bagi orang yang lahir pada 29 Februari) di seluruh dunia.
Bagi mereka yang lahir pada 29 Februari ternyata tak harus menunggu empat tahun untuk merayakan ulang tahun.
Mereka biasanya memilih memajukan atau memundurkan momen perayaan, seperti memilih 28 Februari atau 1 Maret untuk merayakannya.
Mereka yang lahir pada 29 Februari biasanya mendapatkan perhatian lebih dari orang di sekitarnya. Maklum, mereka tak dapat merayakannya pada tanggal yang sama setiap tahun, melainkan harus menunggu selama empat tahun.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
