
Warga keturunan Tionghoa beribadah pada malam perayaan Imlek 2574 di Wihara Kwan In Thang, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Sabtu (21/1/2023). Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Selamat Tahun Baru Imlek! Berdasarkan kalender Tionghoa, tahun ini bershio Tahun Kelinci. Sebagai hewan yang jinak dan menggemaskan, kelinci dijuluki hewan yang gesit dan suka melompat. Tahun kelinci diharapkan akan lebih banyak keberuntungan dan kebahagiaan seperti simbol seekor kelinci.
Pakar Lintas Budaya dan Pengisi Suara Produk Mandarin Rosetta Stone, Dottie Li, mengatakan Tahun Kelinci terjadi setiap 12 tahun. Tahun Kelinci bermakna perlindungan.
Tahun baru membawa keberuntungan baru. Dan pada tahun 2023, orang akan mengharapkan kemakmuran, harapan, dan ketenangan. "Sesuai karakteristik kelinci, kita dapat mengharapkan relaksasi, keluwesan, ketenangan, dan kontemplasi," katanya seperti dilansir dari Seventeen, Minggu (22/1).
Namun, jika Anda lahir di Tahun Kelinci (2011, 1999, 1987, dan seterusnya), ada yang merasa tahun 2023 bisa membawa kesialan bagi Anda. Jika hal itu benar, maka seseorang yang lahir di tahun tersebut harus hati-hati dalam mengambil keputusan.
"Tentu saja, Anda memiliki potensi untuk mengubah tantangan ini menjadi peluang," jelas pakar lainnya, Nechamkin dan Chen.
"Menurut cerita rakyat populer, beberapa cara untuk meminimalkan kesialan adalah dengan mengenakan pakaian merah yang melambangkan keberuntungan, termasuk pakaian dalam dan kaus kaki merah," ungkap mereka.
Apa ciri-ciri shio kelinci?
Menurut Zodiak Tionghoa, orang yang lahir di Tahun Kelinci memiliki jiwa yang lembut, mudah didekati, periang, dan ekspresif, termasuk dalam hal gaya pribadi mereka. Kekuatan mereka juga mencakup keanggunan, desain artistik, dan perhatian terhadap detail.
Tapi ada beberapa kelemahan bagi mereka yang lahir di Tahun Kelinci. Beberapa menganggap mereka yang lahir di Tahun Kelinci terlalu sensitif, tidak aman, dan berhati-hati dalam pengambilan keputusan dengan harapan menghindari konflik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
