
ilustrasi makan larut malam. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Pernahkah kamu mendengar aturan makan di atas jam 8 malam tidak baik untuk kesehatan tubuh?
Bukan tanpa alasan, hal ini karena makan terlalu dekat dengan waktu tidur dikaitkan dengan naiknya asam lambung serta mengganggu pencernaan dan gula darah.
Meskipun tidak banyak penelitian mengenai larangan tidak makan di atas jam 8 malam, ada manfaat yang didapat dari membatasi makan malam secara umum.
“Ketika seseorang mengonsumsi makanan di malam hari, makanan tersebut cenderung lebih sering terdiri dari makanan olahan tinggi karbohidrat dan lemak dibandingkan makanan yang direncanakan dengan cermat dan seimbang,” kata dokter Janese S. Laster dikutip dari Health, Rabu (14/2).
Dia menjelaskan waktu makan dapat memengaruhi pencernaan, penyerapan, dan metabolisme yang pada akhirnya berdampak pada berat badan.
Efek ini mungkin unik pada setiap orang berdasarkan jenis makanan, genetika, tingkat stres, dan faktor lainnya.
Namun, para ahli mencatat secara umum diterima bahwa makan lebih awal dikaitkan dengan kestabilan berat badan.
Laster mengingatkan untuk mengikuti jam batas makan lebih awal dan bagi individu yang mengalami kembung atau mulas, disarankan untuk menghindari makan dalam waktu 90 menit sebelum tidur untuk mencegah timbulnya gejala gastrointestinal.
Baca Juga: Info Makan Gratis Usai Nyoblos Pemilu 2024 di Tulungagung, Jawa Timur, Cek Syarat dan Lokasinya!
Di sisi lain, dapat dipahami kesibukan orang berbeda-beda sehingga tak dapat dipungkiri jadwal makan malam bisa lebih awal atau terlambat dan masih ada kemungkinan tidak berdampak buruk bagi kesehatan.
“Meskipun ada bukti yang menghubungkan makan larut malam dengan potensi masalah kesehatan seperti pencernaan yang buruk, penambahan berat badan, dan masalah lainnya, hal ini belum tentu benar untuk semua orang,” ungkap ahli diet Julie Pace.
Menurut sebuah penelitian pada tahun 2015, dampak negatif dari makan malam mungkin tidak konsisten jika pilihan makanannya sedikit, padat nutrisi, atau rendah kalori.
“Jika kita memakan sisa pizza, es krim, atau keripik, kapan pun waktunya, itu bukanlah pilihan yang menyehatkan. Sebaliknya, jika kita memilih buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, atau kacang-kacangan, kapan pun waktunya, itu adalah pilihan yang sehat, memberikan banyak energi dan nutrisi untuk tubuh,” papar ahli diet Bess Berger.
Meskipun jam 8 malam mungkin waktu yang ideal bagi sebagian orang, perlu diperhatikan untuk memberikan jarak antara makan malam dan tidur.
“Karena jadwal setiap orang berbeda dan jam internal bisa berbeda-beda, aku merekomendasikan target untuk menyelesaikan makan setidaknya dua hingga tiga jam sebelum tidur,” kata dokter spesialis gastroenterologi Caroline Soyka.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
