Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Januari 2024 | 04.40 WIB

Apa Itu Gap Year? Berikut Pro dan Kontra pada Saat Mengambil Keputusan Ini

Ilustrasi gap year dengan pergantian tahun (freepik.com) - Image

Ilustrasi gap year dengan pergantian tahun (freepik.com)

JawaPos.com - Apa itu gap year? Sebagian orang mungkin asing dengan istilah itu dan sebagian lainnya mengartikan waktu dimana seseorang memutuskan untuk istirahat atau cuti.

Dilansir dari goabroad.com, secara teknis gap year dapat diartikan sebagai periode waktu, biasanya memiliki durasi satu tahun untuk cuti atau menunda ke jenjang pendidikan selanjutnya.

Mengambil keputusan untuk gap year, biasanya dilakukan oleh siswa atau calon mahasiswa yang mengambil cuti setelah lulus sekolah menengah atas dan sebelum kuliah.

Bagi sebagian orang, pada masa gap year akan memberikan kesempatan untuk menggali dan mengeksplorasi potensi diri melalui pengalaman kerja sebelum melanjutkan pendidikan.

Tetapi sebagian orang juga menggunakan waktu gap year untuk bersenang-senang dengan pergi berlibur dan bersantai.

Oleh karena itu, masa gap year sendiri kerap mengundang pro dan kontra yang perlu dipertimbangkan kembali sebelum mengambil keputusan untuk gap year.

Berikut pro dan kontra yang biasa terjadi ketika tidak mengambil keputusan atau mengambil keputusan untuk gap year di masa peralihan jenjang pendidikan.

Pro Gap Year

1. Dilansir dari thescholarshiphub.org.uk, masa gap year akan memberikan waktu untuk mengejar minat lainya.

Dalam periode gap year, setidaknya memberikan kesempatan untuk merenungkan kembali tujuan yang sebenarnya yang sesuai dengan diri sendiri.

Oleh karena itu, yang perlu dilakukan pada saat gap year yaitu memperbanyak waktu untuk mengeksplor hobi dan minat yang sering diabaikan demi belajar.

2. Gap year akan mendapatkan kesempatan untuk bekerja dan menghasilkan uang. Mengambil keputusan untuk gap year dapat memenuhi kebutuhan finansial menjelang di jenjang pendidikan selanjutnya.

Hal ini dapat menimbulkan rasa percaya diri untuk hidup lebih mandiri, sehingga dapat meringankan tekanan finansial yang besar ketika masuk perkuliahan.

3. Jika masa gap year dilakukan dengan rencana yang konkret dan benar, akan membuat daftar riwayat hidup yang penuh pengalam dan mengesankan.

4. Untuk seseorang yang memilih gap year, terkadang terlalu terlena dengan pekerjaan dan mengorbankan waktu liburan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore