
Ilustrasi memasak dapat menghilangkan stres/sumber: freepik
JawaPos.com – Selain memberikan kepuasan kuliner, ternyata memasak juga dapat mengurangi stres dan kecemasan.
Apakah itu benar?
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh The Journal of Positive Psychology menunjukkan, bahwa memasak bisa menjadi terapi efektif untuk mengatasi stres hingga kecemasan pada seseorang.
Bahkan, terapi memasak untuk kesehatan mental telah menjadi isu hangat, yang kini mendapat perhatian di tengah kehidupan ini.
Dilansir dari laman Eating Well, seorang profesor di Chicago School of Professional Psychology, Michael M. Kocet, Ph.D. yang juga mengajar kursus terapi memasak mengatakan, bahwa memasak dapat menciptakan perasaan emosional yang bahagia.
“Memasak dapat memusatkan perhatian pada seseorang, serta menciptakan perasaan emosional yang bahagia, terhadap tujuan dan pencapaian rasa dari masakan yang dimasak,” ungkapnya.
Kocet juga menambahkan, bahwa aktivitas memasak bukan hanya tentang menciptakan makanan lezat.
Melainkan, tentang mengikuti proses kreatif dan penuh perhatian yang dapat menenangkan pikiran.
Ketika seseorang fokus memasak, pikirannya cenderung teralihkan dari kekhawatiran dan pikiran negatif lainnya.
Proses memasak, dikatakan oleh Kocet dapat mendatangkan rasa kepuasan dan pencapaian, yang meningkatkan mood untuk mengurangi stres.
Kocet juga kembali menegaskan, bahwa terapi memasak ini tidaklah harus hidangan yang rumit dan berkelas. Tetapi, makanan yang sering disantap pun juga bisa.
Salah satu contohnya yaitu hidangan keluarga. Menurut Kocet, memasak hidangan keluarga dapat mengatasi emosi seseorang, saat ia berada jauh dari rumah.
Selain itu, menciptakan atau melakukan sesuatu dengan tangan Anda sendiri, bisa memberi rasa kemandirian yang kuat pada diri Anda.
Seperti memilih bahan-bahan yang segar dan sehat, memasak penuh cinta, serta menikmati hasilnya dapat meningkatkan perasaan bahagia pada diri.
Di sisi lain, pola makan melalui makanan yang disiapkan dengan baik, juga berdampak positif pada kesehatan mental.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
