
Sempat punah, Kain Bentenan dipamerkan di Jakarta Fashion Week 2019.
JawaPos.com – Indahnya kain Minahasa khas Sulawesi Utara, dipamerkan di Jakarta Fashion Week 2019, Jumat (26/10). Kain yang dipamerkan adalah kain Bentenan yang sudah ada dan ditenun oleh leluhur rakyat Minahasa sejak abad ke-9.
Konsep yang dituangkan pada koleksi kain tenun Bentenan, yaitu fun dan earth tones. Dengan tujuan, melambangkan hasil bumi seperti emas pada busana merah dan ungu. Sedangkan, warna cerah pada busana ini memiliki makna dinamika.
Oleh karena itu, ketika digabungkan mengartikan hasil tambang yang memberikan dinamika bagi masyarakat Minahasa dan akhirnya melahirkan pribadi yang fun, aktif, dan dinamis. Koleksi yang ditampilkan terdiri dari 8 look, dengan siluet oak couture dan cocktail dress.
Bentenan memiliki sejarah yang cukup bersejarah bagi masyarakat Minahasa. Sebab, kain tersebut sangat penting dalam kehidupan ekonomi, sosial dan budaya suku-suku Minahasa.
Kain ini juga sempat menjadi komoditas perdagangan kuno nusantara sampai kedatangan bangsa Eropa di tanah Minahasa. Sejak pendudukan Belanda, kain Bentenan mulai kehilangan peran dalam masyarakat Minahasa.
Menurut catatan arsip Museum Tekstil Indonesia sejak akhir abad ke-19 tak ada lagi generasi penerus Minahasa yang memiliki keterampilan menenun kain ini.
Kemudian, kain Bentenan mulai lahir kembali pada tahun 2006. Tepatnya, sejak masyarakat Minahasa menemukan kembali arsip yang begitu lengkap di Eropa, barulah kain Bentenan mulai direproduksi kembali.
Selain Kain Bentenan yang digawangi oleh Karya Karema (Kreasi Masyarakat Sulawesi Utara), terdapat juga pagelaran Batik Bercerita dan Ecoprint dari Sulawesi Utara yang dipersembahkan oleh Kerukunan Keluarga Kawanua. Kerukunan Keluarga Kawanua itu sendiri merupakan organisasi masyarakat Minahasa yang tersebar di seluruh Nusantara.
"Kerukunan Keluarga Kawanua akan terus mempromosikan dan berkegiatan untuk menunjukkan keindahan budaya Minahasa kepada masyarakat luas dan dapat mendukung kreatifitas dari perwakilan Minahasa," pungkas Angelica Tengker, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Kawanua, pada konferensi pers JFW 2019, Senayan City Jakarta, Jumat (26/10).

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
