
Ilustrasi - tren makeup high dan low visual weight./FREEPIK
JawaPos.com - Belakangan tren makeup low dan high visual weight berseliweran di laman FYP (for your page) TikTok.
Tren low dan high visual weight ini ditandai dengan upaya influencer untuk membedah bagaimana fitur wajah seseorang dapat mempengaruhi apa yang boleh dan tidak boleh diaplikasikan.
Tren ini semakin menambah variasi tren di dunia kecantikan. Secara sederhana, tren visual weight merupakan tentang memahami bentuk dan struktur fitur wajah untuk menentukan gaya riasan yang paling sesuai.
Dikutip dari Her, Orang-orang dengan low visual weight disarankan untuk menggunakan gaya riasan yang lebih lembut dan terkesan alami, sedangkan high visual weight akan sangat cocok dengan tampilan riasan yang lebih berani dan mencolok.
Apa yang membuat keduanya berbeda?
Low visual weight ditandai dengan fitur yang lebih lembut. Bentuk mata, hidung, dan pipi tipe ini tidak terlalu menonjol jika dibandingkan dengan bagian wajah yang lainnya.
Kebalikannya, high visual weight sendiri terdiri atas ciri-ciri yang lebih menonjol, yaitu mata besar, tulang pipi tinggi, dan bibir yang besar dan penuh.
Bagaimana menentukan apakah kamu termasuk low atau high visual weight?
Melalui postingan seorang influencer @princessraquella di TikTok yang telah ditonton 7 juta kali, cara sederhana untuk menentukannya adalah dengan mencoba tes kontras foto.
Pertama, edit foto yang menampilkan fitur wajahmu dengan filter hitam-putih. Selanjutnya, atur kontras foto menjadi 100 dan lakukan tangkapan layar. Lalu, atur kembali foto yang sama dengan kontras -100 sebagai perbandingan.
Jika fitur wajah kamu tampak menonjol pada kontras 100, maka kamu merupakan kelompok high visual weight.
Sementara, jika fitur wajah kamu tampak lebih menonjol pada kontras -100, maka kamu termasuk low visual weight.
Selain itu, cara lainnya untuk menguji tren ini adalah dengan melihat tampilan wajah kamu saat menggunakan filter bold glamour di TikTok.
Apabila filter tersebut terasa cocok di wajahmu, artinya kamu termasuk high visual weight, sedangkan apabila filter tersebut terkesan berlebihan berarti kamu termasuk ke dalam low visual weight.
Nah, jika kamu merupakan kelompok low visual weight, tampilan riasan yang lebih ringan dah halus akan sangat sesuai di wajahmu.
Sementara itu, kelompok high visual weigh akan terasa pas dengan visual yang mencolok menggunakan riasan yang lebih tebal.
Pandangan ini cukup masuk akal karena mata yang besar memberikan lebih banyak ruang untuk eksperimen dengan eyeliner dan lipatan yang dramatis.
Namun, pada akhirnya, pilihan riasan ini bersifat subjektif sehingga yang terbaik adalah melakukan apa yang membuat kamu merasa nyaman dan percaya diri.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
