
Perencanaan motivasi, dan penetapan tujuan dapat membuat kita meninggalkan kebiasaan lama. (sumber: pexels/Natalie Bond)
JawaPos.com - Menyongsong tahun 2024, pembenahan diri seharusnya dilakukan dengan cara menghentikan kebiasaan buruk dalam keseharian. Dengan demikian, diri akan menjadi lebih berkualitas dengan harapan baru.
Namun, menghilangkan kebiasaan buruk memang tidak mudah. Menurut Psikolog Anna Surti Ariani, kebiasaan buruk umumnya sulit dihilangkan karena pengulangan kebiasaan tersebut menciptakan kesenangan bagi seseorang.
Bahkan, meskipun seseorang sudah mengetahui dampak buruk yang diakibatkan, sikap senang pada kebiasaan tersebut telah terbentuk dan menjadi persepsi tersendiri. Selain itu, mengubah kebiasaan buruk memerlukan niat, perencanaan, dan komitmen yang kuat.
Berikut 5 kiat ampuh menghentikan kebiasaan buruk yang telah dirangkum oleh Cleveland Clinic, Sabtu (30/12).
1. Bersiaplah menghadapi ketidaknyamanan
Ketika ingin menghentikan kebiasaan buruk, persiapan mental untuk menghadapi ketidaknyamanan menjadi kunci. Psikolog, Duke menekankan bahwa manusia cenderung menghindari rasa tidak nyaman yang bisa menjadi hambatan untuk melakukan perubahan. Alih-alih menunggu motivasi, ia menyarankan kita untuk melatih diri dalam mengatasi ketidaknyamanan dengan memberi ruang bagi perasaan tersebut dan menemukan cara-cara sehat untuk menenangkan diri.
2. Tetapkan tujuan yang realistis
Menetapkan tujuan yang realistis adalah salah satu cara efektif untuk mengubah kebiasaan buruk. Tujuan yang spesifik dan terukur akan membuat Anda merasa lebih termotivasi dan percaya diri dalam mencapai keberhasilan.
3. Identifikasi pemicunya
Identifikasi pemicu adalah salah satu cara efektif untuk mengubah kebiasaan buruk. Dengan mengetahui apa yang memicu kebiasaan buruk, Anda dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasinya.
4. Cari cara untuk mengalihkan perhatian
Cobalah untuk mengalihkan perhatian dari kebiasaan buruk, ada beberapa cara yang dapat dicoba salah satunya seperti; minum segelas air putih ketika bangun tidur, menelepon teman. pergi jalan-jalan, malakukan aktivitas fisik, dan meluangkan waktu bersama orang lain.
5. Ingatkan diri mengapa Anda melakukan ini
Untuk mengubah kebiasaan buruk, salah satu cara yang dapat dicoba adalah dengan mengingatkan diri sendiri mengapa Anda melakukan ini. Fokus pada manfaat dan hasil positif yang akan diperoleh dengan mengatasi kebiasaan lama tersebut, hal ini akan membantu Anda tetap termotivasi saat menghadapi tantangan.
Perlu diketahui, pembentukan kebiasaan baru yang positif ternyata jauh lebih mudah dilakukan ketimbang menghilangkan kebiasaan lama yang negatif. Hal ini karena, ketika seseorang akan memulai kebiasaan baru, sudah ada bekal pengetahuan yang memotivasi dia untuk rutin melakukan hal tersebut.
Komitmen dalam menjalaninya adalah salah satu hal yang perlu dipertahankan sebelum akhirnya menjadi sebuah kebiasaan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
