
MIX & MATCH: Tembok unfinished dan pembatas dari besi mewakili gaya industrial. dipadukan dengan karpet bercorak tribal dan tanaman yang terkesan tropikal. (Riana/Jawa Pos)
JawaPos.com - Karpet merupakan salah satu aksesori interior atau pelengkap ruangan dalam rumah. Karpet memberi kesan hangat sekaligus mempermanis ruangan. Akan tetapi, dalam memilih karpet yang tidak sesuai dengan kondisi ruangan justru akan memberikan kesan sempit, sumpek, ramai, dan bahkan berantakan.
Apalagi jika rumah atau kamar Anda sempit dan terbatas. Pemilihan karpet bisa sangat berpengaruh terhadap hasil akhir dekorasi.
Direktur Carpet Shop Yonathan mengatakan saat ini hunian minimalis menjadi primadona masyarakat di kota-kota besar. Walaupun mungil, bukan berarti ruangan atau rumah dengan area minimalis tidak bisa tampil cantik.
"Penting untuk memilih model, motif, serta bahan yang sesuai untuk segala tipe rumah, termasuk rumah minimalis," katanya seperti dalam keterangan tertulis Shopee, Selasa (19/10).
Berikut 3 trik memilih karpet yang cocok untuk ruangan sempit :
1. Pilih karpet dengan motif atau pola besar
Jika ingin bereksperimen dengan karpet bermotif, kamu bisa memilih karpet dengan desain motif yang besar. Karpet dengan motif yang terlalu detail dan kecil biasanya justru akan membuat ruangan terasa lebih penuh dan sempit.
Hal ini terbukti secara psikologis, di mana otak kita akan cenderung sibuk menganalisa pola dan warna yang ada, sehingga ruangan dengan karpet berpola kecil akan terasa semakin sempit. Sebaliknya, pola besar pada karpet menciptakan ilusi pada mata yang membuat ruangan jadi terasa lebih luas.
2. Utamakan warna-warna netral
Setelah memilih corak karpet, warna juga menjadi salah satu aspek krusial. Untuk ruangan kecil, warna netral dan terang sangat disarankan berkat kemampuannya menangkap dan memantulkan cahaya. Tidak seperti warna gelap, karpet berwarna terang tidak menyerap cahaya, melainkan memantulkannya kembali ke udara.
Proses ini membantu menciptakan efek ruang yang lebih besar. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah warna karpet yang dipilih harus senada dengan wallpaper atau cat dinding ruangan tersebut. Nuansa biru atau hijau yang lebih terang sering juga dikenal sebagai warna santai. Oleh karena itu, warna biru muda atau hijau sangat cocok untuk kamar tidur. Sedangkan untuk ruang tamu, warna netral seperti batu pasir, krem, atau abu-abu muda akan memberikan hasil terbaik.
3. Cari ukuran yang sesuai
Faktor lain yang memainkan peran penting dalam menentukan efek visual adalah ukuran karpet. Di ruangan kecil, kamu tidak perlu memiliki karpet besar untuk meningkatkan cakupan. Kuncinya terletak pada proporsi. Pilihlah karpet yang proporsional dengan ukuran ruangan, sehingga dapat melengkapi atau dapat langsung dianggap sebagai focal point ruangan.
Dengan cara ini, ukuran ruangan yang sempit dapat memberikan kesan visual yang luas dan megah. Anda bisa memilih berbagai ukuran karpet sesuai kebutuhan ruangan, mulai dari 100x150, 260x360, atau bahkan membeli meteran sesuai preferensi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
