
ILUSTRASI: Rambut rontok. (Antara)
JawaPos.com – Dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Dr. dr. Lili Legiawati, Sp.D.V.E, Subsp. D.K.E, mengatakan bahwa terdapat salah satu cara untuk mencegah dan mengurangi kebotakan rambut, yaitu dengan terapi sekretom.
“Terapi sekretom amat efektif dalam mencegah kebotakan rambut yang tidak disebabkan atau tidak disertai dengan gejala,” terang Dr. dr. Lili Legiawati.
Sekretom adalah keturunan dari sel punca yang disekresikan atau dikeluarkan ke dalam ruang ekstraseluler yang berisi growth factor. Sebagai derivasi dari sel punca, sekretom tidak mengandung sel.
Dilansir dari Antara, Lili menjelaskan bahwa kerontokan rambut yang menyebabkan kebotakan bisa terjadi karena beberapa faktor, seperti genetika dan gejala suatu penyakit.
Pada kasus yang tidak terlalu berat, dokter bisa terlebih dahulu meresepkan obat oles atau sejenisnya.
Namun, apabila tingkat kerontokan rambut terus melampaui 100 helai per harinya, maka diperlukan penanganan medis.
Meskipun tidak mengancam nyawa, Dr. dr. Lili Legiawati berkata bahwa kerontokan dan kebotakan rambut mengganggu aspek kosmetik sehingga bisa menurunkan kualitas hidup penderitanya, apalagi jika diderita sebelum usia 30 tahun.
“Masalah ini membuat yang masih muda jadi kelihatan tua, mereka jadi tidak percaya diri, bahkan ada pula yang sampai stres dan depresi,” katanya.
Dr. dr. Lili Legiawati juga mengatakan bahwa terapi sekretom untuk pemulihan rambut lebih baik dari terapi sel punca.
Hal itu disebabkan oleh kemungkinan reaksi alergi atau penolakan jaringan dalam terapi sekretom yang lebih kecil, karena sekretom tidak mengandung sel.
Selain itu, dengan kualitas hasil terapi yang sama, biaya terapi sekretom juga lebih terjangkau dari biaya terapi sel punca.
Sementara itu, asupan nutrisi yang baik dapat memperkuat rambut serta mengurangi risiko kerontokan rambut dan kebotakan, seperti vitamin B1, B6, B12, B7, dan juga zat besi.
Dr. dr. Lili Legiawati juga menambahkan jika suplemen tidak diperlukan apabila mengkonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang menjadi kebiasaan, kecuali untuk mereka yang kesehatannya kurang baik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
