Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 November 2023 | 18.28 WIB

Temanmu Suka Membual? Lakukan 5 Tips Berikut untuk Menghadapinya

Ilustrasi orang yang suka membual.

JawaPos.com – Tidak ada seorangpun di dunia yang menyukai orang sombong, mungkin jika sesekali dapat dimaklumi. Tetapi jika terus menerus tentu kamu akan merasa malas dan jengkel dengannya sepanjang obrolan berlangsung.

Tanpa kita sadari, respons yang sering diberikan ketika mendengar teman atau seseorang saat membual adalah dengan menguap, tertawa garing, bermuka datar hingga mencoba mencari kesibukan lain untuk mengalihkan perhatian si pembual agar peka.

Menurut Andrea F. Polard Psy.D., seorang psikologi di Los Angeles, California mengutarakan pendapatnya bahwa cara menghadapi pembual dengan seperti itu tidak akan merubah atau mengalihkan perhatian orang tersebut.

"Orang yang suka membual, awalnya tidak peka atau menjadi tidak peka saat mulai menyombongkan dirinya, seperti orang yang mati perasaanya" ucapnya.

"Dalam pikiran seseorang yang narsis membual itu mirip dengan mendapatkan perbaikan atau pengisian sesuatu untuk melupakan kekosongan dalam diri seorang narsistik" lanjutnya.

Mengutip dari laman Psychology Today, pada Senin (13/11). Andrea membagikan lima tips untuk membantumu dalam menghadapi pembual agar tidak merusak mood bahagiamu.

  1. Buatlah si pembual mengetahui sifatmu.

Saat bersama dengan sosok pembual dan kamu merasa risih dengan omong kosongnya, mintalah padanya untuk mengalihkan topik pembicaraan, atau kamu bisa langsung saja mengalihkannya.

Setelah itu, beritahu tahu orang tersebut secara terus terang tentang sifatmu. Daripada kamu harus berfokus pada bualannya yang membuatmu tertekan dan muak.

Sebagai contoh, berikan fakta bahwa kamu bukanlah orang yang suka mendengarkan nasib baik atau keberuntungan orang lain secara terus menerus. 

Agar kamu tidak perlu mendengarkannya serta membuat orang tersebut merasa canggung lagi untuk terus menyombongkan dirinya.

  1. Sombongkanlah dirimu sesekali.

Orang yang suka menyombongkan diri, cenderung tidak suka kalau orang lain juga ikut menyombongkan diri melebihi si penyombong. 

Jadi, silahkan sesekali untuk narsis tentang dirimu selama obrolan, seolah-olah kamu juga pernah melakukan hal tersebut dan lebih baik dari orang tersebut.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore